Important Visit: Layanan premium RS Harapan Kita cegah pasien berobat ke luar negeri

Layanan Premium RS Harapan Kita Cegah Pasien Berobat ke Luar Negeri

Jakarta — Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita bekerja sama dengan Tokushukai Medical Group telah meluncurkan layanan kelas premium untuk mengurangi jumlah pasien yang mencari pengobatan di luar negeri. Dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa fasilitas di RS ini kini setara dengan rumah sakit internasional, sehingga pasien yang biasanya berobat ke luar negeri dapat dipertimbangkan menggunakan layanan di sini. Ia menambahkan, dokter-dokter dari Tokushukai akan hadir di sini, termasuk ahli dunia, sehingga pasien tidak perlu lagi pergi ke luar negeri.

“Fasilitas di sini sekarang tidak kalah dengan rumah sakit luar negeri, sehingga pasien yang biasanya berobat ke luar negeri kini bisa dipertimbangkan untuk menggunakan layanan di sini. Nanti, teman-teman para dokter Tokushukai juga akan datang di sini, dokter-dokter ahlinya, dan mereka punya ahli dunia yang akan datang untuk praktik di sini. Jadi, enggak usah orang-orang itu ke luar negeri lagi,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Sementara itu, Direktur Utama RSJPD Harapan Kita Iwan Dakota menuturkan, meski RS ini menyediakan layanan premium, fasilitas untuk pasien BPJS Kesehatan tetap menjadi prioritas. “Sebagian besar pasien BPJS masih akan menerima pelayanan di sini, sekitar 70-80 persen dari total pasien. Gedung ini akan digunakan utamanya untuk unit private di lantai enam ke atas, sedangkan lantai enam ke bawah hanya untuk BPJS,” jelas Iwan.

Ia menambahkan, RS Harapan Kita akan menjadi pusat kelas dunia dengan menggandeng dokter internasional, termasuk dari Jepang, untuk memberikan pendidikan dan pelatihan serta memperluas layanan kardiovaskular. “Dokter-dokter tersebut akan berpraktik rutin di sini sesuai regulasi yang berlaku. Ada juga permintaan dari beberapa dokter Tiongkok untuk bekerja di sini, sehingga diharapkan bisa mengurangi aliran pasien ke luar negeri,” kata Iwan.

Kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan Tokushukai meningkatkan kapasitas RS Harapan Kita dari 400 tempat tidur menjadi 800 tempat tidur. CEO Tokushukai Medical Group Shinichi Higashiue menegaskan, tujuan utama dari proyek ini adalah menjadikan RSJPD Harapan Kita sebagai pusat pendidikan dan pelatihan jantung terbesar di Asia. “Bangunan ini akan menyediakan layanan kardiovaskular yang tercanggih, dan kami ingin menjadikan institusi ini sebagai salah satu pusat pendidikan terbaik se-Asia,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *