Key Strategy: Komisi V DPR fasilitasi bangun kolam retensi atasi banjir di Kendari

Komisi V DPR RI Dorong Pembangunan Kolam Retensi Atasi Banjir di Kendari

Kota Kendari tengah berupaya meningkatkan sistem pengelolaan air dengan mempercepat pembangunan kolam retensi Nanga-Nanga. Proyek ini diharapkan bisa mengurangi dampak banjir tahunan yang kerap menghiasi daerah tersebut saat musim hujan. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengatakan pihaknya siap membantu menjembatani antara pemerintah daerah dan kementerian terkait agar proyek bisa segera terealisasi.

“Kami akan mengajak wali kota atau gubernur untuk berdiskusi langsung dengan kementerian mengenai proyek ini,” ujar Ridwan. Menurutnya, banjir di Kendari memang kerap menjadi masalah utama selama musim hujan, dan kolam retensi ini dilihat sebagai solusi strategis.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyambut baik upaya DPR RI dalam merespons kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kolam retensi ini bukan hanya bentuk fisik, tetapi juga tanda kehadiran pemerintah pusat dalam menjawab tantangan lingkungan yang dihadapi warga setempat.

“Ini adalah langkah strategis yang sangat penting bagi Kota Kendari. Kami berterima kasih kepada Komisi V yang telah membawa aspirasi kami ke level pusat,” tambah Siska. Proyek ini, menurutnya, diharapkan bisa menjaga wilayah hilir tetap kering meski curah hujan tinggi.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Adenan Rasy, menambahkan bahwa pemerintah fokus pada pembaruan penentuan lokasi dan penyelesaian pembebasan lahan. “Pembangunan kolam retensi Nanga-Nanga diharapkan menjadi titik balik transformasi infrastruktur Kota Kendari yang lebih tangguh, modern, dan berkelanjutan,” kata Adenan.

Menurut data teknis, proyek ini akan menghabiskan anggaran Rp385,34 miliar. Kolam yang diperkirakan memiliki luas 45,54 hektare ini mampu menampung hingga 1,58 juta meter kubik air, yang diperkirakan bisa mengurangi debit banjir hingga 54,14 persen. Selain fungsinya sebagai tempat penampungan air, kolam retensi Nanga-Nanga juga dirancang sebagai pusat olahraga dan rekreasi, serta ruang terbuka publik baru. Kawasan ini akan berperan dalam menjaga cadangan air tanah dan kualitas lingkungan sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *