Key Strategy: Pemkot Kediri investigasi adanya laporan keracunan makanan MBG

Pemkot Kediri Menginvestigasi Laporan Keracunan Makanan MBG

Kota Kediri, Jawa Timur sedang menyelidiki laporan tentang kasus keracunan makanan yang terjadi di program Makan Bergizi Gratis (MBG) di satu sekolah dasar negeri (SDN) lokal. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kediri dan Sekretaris Satgas MBG, Ferry Djatmiko, menjelaskan bahwa pihak setempat sudah merespons laporan dari sekolah dan dinas kesehatan. Sampel makanan telah diambil untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya bakteri Escherichia coli (E. coli), yang menyiratkan makanan tidak memenuhi standar konsumsi. Satgas langsung melakukan pengawasan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tempurejo,” kata Ferry.

Kasus keracunan ini dilaporkan terjadi pada Rabu (22/4). Sebanyak 69 siswa dari SDN Ketami 1, SDN Ketami 2, dan SDN Tempurejo 1, Kecamatan Pesantren, mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, dan demam. Ferry memastikan bahwa kondisi para siswa saat ini sudah stabil dan tidak ada yang dirawat inap.

Satgas MBG juga bekerja sama dengan puskesmas untuk menjamin proses pemeriksaan berjalan optimal. Dinas Kesehatan menyatakan bahwa program ini tetap dianggap baik, meski ada indikasi pelanggaran SOP. “Kami akan memperketat prosedur pengawasan dan evaluasi untuk menghindari risiko serupa di masa depan,” tambah Ferry.

Ketidaksesuaian Prosedur Ditemukan di SPPG Tempurejo

Koordinator SPPG Wilayah Kota Kediri, Armeityansyah Wahyudi Putra, mengungkapkan bahwa hasil investigasi menunjukkan pelanggaran dalam pengolahan makanan. “Waktu pengolahan tidak sesuai dengan ketentuan, serta uji organoleptik belum lengkap di setiap tahapan,” ujarnya.

“SPPG Tempurejo ditutup sementara, distribusi makanan dialihkan ke SPPG lain untuk memastikan layanan tetap berjalan,” katanya.

Langkah ini bertujuan memperkuat pengawasan dan evaluasi program MBG. Masyarakat diminta tetap tenang karena penanganan telah dilakukan secara cepat dan terukur.

Kasatreskrim Terus Memantau Kondisi Korban

Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, menjelaskan bahwa penyelidikan sedang berlangsung. “Kami mengumpulkan data dari berbagai pihak, fokusnya adalah memantau kesehatan para korban,” ujarnya.

“Langkah selanjutnya akan diambil jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum. Kami akan menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *