Key Strategy: Pemprov Jatim mulai terapkan pembatasan gadget di sekolah
Pemprov Jatim Terapkan Pembatasan Penggunaan Gadget di Sekolah
Dari Surabaya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) telah memulai penerapan pembatasan penggunaan gadget bagi siswa dan pengajar di SMA, SMK, serta SLB. Kebijakan ini diterapkan sejak 13 April 2026, bertujuan memastikan proses belajar tetap aman, sehat, dan bermakna. Gubernur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa penggunaan perangkat digital harus dikontrol agar pembelajaran tetap terjaga keamanannya, kesehatannya, serta fokus pada pengembangan karakter siswa.
“Pemanfaatan gadget perlu diatur untuk menjamin proses pembelajaran berjalan aman, sehat, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik,” kata Khofifah di Surabaya, Selasa.
Dalam pernyataannya, Khofifah menyoroti risiko negatif dari penggunaan gadget yang tidak terbatas, seperti akses ke konten tidak layak, kejahatan siber, ketergantungan digital, dan penurunan kemampuan berpikir kritis. Kebijakan ini merupakan langkah tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) tujuh menteri, termasuk Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Komunikasi dan Informatika, serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.