Main Agenda: Pemprov DKI catat lebih dari 3.500 orang manfaatkan layanan JakCare

Pemprov DKI Jakarta: Lebih dari 3.500 Orang Manfaatkan JakCare Tahun 2025

Dalam laporan pertanggungjawaban gubernur DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan di rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (1 Januari 2025), Wakil Gubernur Rano Karno menyebutkan bahwa layanan telekonsultasi kesehatan mental JakCare telah diakses oleh 3.753 warga.

“Pelayanan kesehatan mental daring 24 jam melalui JakCare, yang menggunakan psikolog klinis, telah digunakan oleh 3.753 penduduk Jakarta,” ujarnya.

Pelayanan untuk Kasus Kecanduan dan Stres Kerja

JakCare, yang diakses via aplikasi Jakarta Kini (JAKI), menawarkan dukungan untuk berbagai masalah kesehatan mental, termasuk adiksi, seperti kecanduan rokok, gim, dan stres yang dialami Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pekerja kantoran. Psikolog dalam layanan ini memfokuskan pada dampak psikologis dari kondisi tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, layanan tersebut juga membuka akses konsultasi bagi gangguan stres akibat pekerjaan.

Penyempurnaan Akses Kesehatan Holistik

Rano Karno juga menyoroti peningkatan akses layanan kesehatan yang menyeluruh, berkualitas, dan berkelanjutan. Angka Indeks Cakupan Layanan Universal Health Coverage (UHC) mencapai 80,07 persen, sementara Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan berhasil tercapai dengan indeks 100 persen. Selain itu, cakupan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99,94 persen, dengan total 4,25 juta orang yang terdaftar.

Perluasan Layanan Kesehatan di Lingkungan Rumah

Dalam upaya memperluas akses, Pemprov DKI menghadirkan layanan kesehatan berbasis home service untuk warga yang kurang mobilitas, khususnya lansia. Layanan ini dilakukan oleh 292 perawat koordinator dan 584 petugas Pasukan Putih di puskesmas pembantu serta langsung ke rumah warga. Tahun ini, empat puskesmas baru dibangun di wilayah Kecamatan Matraman, Kelurahan Balekambang, Glodok, dan Gedong, serta lima puskesmas lainnya menjalani rehab total untuk meningkatkan infrastruktur kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *