Pengawasan farmakovigilans hingga antisipasi dampak kekeringan

Pengawasan Farmakovigilans dan Antisipasi Dampak Kekeringan

Persiapan Air Bersih di Kudus

Di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pihak BPBD telah menyiapkan dua unit mobil tangki dan 12 tandon air berkapasitas 2.500 liter. Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga desa yang menghadapi risiko kurangnya pasokan air akibat kondisi cuaca kering.

Kolaborasi Indonesia-Korsel dalam Pengendalian Karhutla

Kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Korea Selatan semakin ditingkatkan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Salah satu inisiatifnya adalah pengembangan pusat manajemen kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi respons darurat.

BNPB Ingatkan Warga Jatim Waspadai Cuaca Ekstrem

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan peringatan kepada masyarakat Jawa Timur untuk tetap siaga terhadap cuaca ekstrem. Hal ini dilakukan guna mengurangi risiko kerusakan akibat badai yang diperkirakan masih akan terjadi di beberapa daerah.

“Sekolah berhak memberikan umpan balik jika menu makanan bergizi (MBG) tidak sesuai standar,” kata Menko Pangan Zulkifli Hasan. Pernyataan ini dikeluarkan dalam rangka mengawasi kualitas program pangan di satuan layanan gizi.

Penguatan Farmakovigilans oleh BPOM

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan keamanan obat. Melalui Peraturan BPOM Nomor 4 Tahun 2026, upaya ini diarahkan untuk memastikan pemantauan farmakovigilans yang lebih intensif di seluruh wilayah Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *