Topics Covered: Kemarin, jasa EO untuk BGN hingga pembatasan masuk ke Makkah

Update Berita Terkini 13 April: EO dan Pembatasan Akses ke Makkah

Jakarta – Beberapa isu penting yang terjadi pada Senin (13/4) mencuri perhatian, mulai dari peran profesional Event Organizer (EO) dalam penyelenggaraan acara oleh Badan Gizi Nasional (BGN) hingga kebijakan Arab Saudi yang membatasi masuk ke Kota Suci Makkah sejak 13 April. Detail lengkap dapat dilihat di sumber berikut.

Profesionalitas BGN Melalui Jasa EO

Dadan Hindayana, kepala BGN, menegaskan bahwa penggunaan EO dalam berbagai kegiatan termasuk bagian dari pengembangan sistem operasional berkualitas. Hal ini bertujuan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penjelasan ini mengantisipasi sorotan publik terkait anggaran Rp113 miliar yang dialokasikan untuk layanan tersebut.

“Penggunaan EO adalah langkah untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas manajemen acara,” ujar Dadan Hindayana.

Potensi Wabah Pes di Indonesia Menurut BRIN

Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi di BRIN memperingatkan masyarakat akan kemungkinan munculnya wabah penyakit (pes) kembali. Meski kasus manusia tidak tercatat dalam beberapa tahun terakhir, Ristiyanto, peneliti di unit tersebut, menyebut adanya periode diam atau silent period yang berisiko.

“Fenomena silent period berarti penyakit bisa kembali muncul tanpa tanda-tanda jelas,” terang Ristiyanto.

Stimulus Ekonomi dan Kebijakan Bansos

Pemerintah sedang mengevaluasi peningkatan bantuan sosial (bansos) sebagai bagian dari upaya stimulus ekonomi. Saifullah Yusuf, Menteri Sosial, menyatakan bahwa pembahasan ini masih berada di tahap awal, yakni simulasi dan koordinasi antar kementerian.

“Kami sedang menyiapkan berbagai opsi, termasuk penebalan bansos, untuk mengatasi ketidakpastian ekonomi global,” kata Saifullah Yusuf.

Arab Saudi Terapkan Pembatasan Akses ke Makkah

Arab Saudi melalui Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan kebijakan pembatasan masuk ke Makkah bagi orang yang tidak memiliki izin resmi. Kebijakan ini berlaku efektif Senin, 13 April 2026, dan merupakan langkah persiapan menjelang penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H.

Bantuan Sembako Indonesia untuk Palestina

Sekitar 15.000 paket sembako dari masyarakat Indonesia telah sampai ke wilayah Gaza, Palestina. Bantuan ini disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, dan Subhan Cholid, Sekretaris Utama Baznas, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan distribusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *