Topics Covered: Wali Kota Kediri tegaskan pengawasan ketat SPPG agar jalankan SOP

Wali Kota Kediri tegaskan pengawasan ketat SPPG agar jalankan SOP

Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan perlunya pengawasan yang ketat terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan operasionalnya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dikeluarkan Badan Gizi Nasional (BGN). Ia mengungkapkan, jika ditemukan pelanggaran, pihaknya akan melaporkan ke BGN. Jika terdapat banyak catatan, pihaknya mungkin menyarankan penutupan SPPG tersebut.

Penutupan SPPG Tempurejo

Pernyataan ini diberikan dalam konteks penutupan sementara SPPG Tempurejo, Kecamatan Pesantren, akibat insiden keracunan yang menimpa puluhan pelajar SD di wilayah tersebut. Insiden terjadi pada Rabu (22/4), dengan laporan awal mencakup 69 siswa yang mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, dan demam. Saat ini, jumlah siswa yang terdampak meningkat menjadi 73.

“Kami telah berkoordinasi dengan BGN, dan sementara ini SPPG Tempurejo akan di-‘suspend’ (dihentikan). Nantinya, kami menunggu keputusan lebih lanjut dari BGN,” ujar Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Vinanda Prameswati.

Langkah Pemantauan Lapangan

Untuk mencegah terulangnya insiden serupa, pihaknya terus melakukan inspeksi di lapangan. Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan SPPG yang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) agar segera melengkapi. Sertifikat ini menjadi syarat utama bagi operasional SPPG menurut BGN.

Temuan dari Laboratorium dan Survei

Dalam investigasi, ditemukan adanya bakteri Escherichia coli (E. coli) berdasarkan uji laboratorium. Sementara itu, hasil survei kehigienisan menunjukkan SPPG Tempurejo belum melakukan uji organoleptik. Semua temuan langsung dilaporkan kepada BGN.

Kondisi Kesehatan Siswa

Saat ini, kondisi 73 siswa yang terdampak keracunan mulai membaik. Namun, lima anak masih belum bisa masuk sekolah. Dinas Kesehatan terus memantau kesehatan mereka. “Kami sudah melakukan tes kesehatan, dan kondisi mereka mulai stabil. Untuk yang belum masuk, kami tetap melakukan pemantauan,” terang Wali Kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *