Visit Agenda: Sejumlah praktik curang ditemukan pada UTBK-SNBT hari pertama
Sejumlah praktik curang ditemukan pada UTBK-SNBT hari pertama
Jakarta – Dalam pelaksanaan UTBK-SNBT 2026, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mencatat adanya beberapa bentuk kecurangan pada hari pertama ujian, Selasa (21/4). Eduart Wolok, Ketua Umum Tim SNPMB 2026, mengungkapkan telah teridentifikasi dua metode kecurangan, termasuk perjokian dan penggunaan alat bantu, dalam ujian tersebut.
Ketegasan sanksi untuk pelaku kecurangan
Eduart menegaskan bahwa pelaku kecurangan akan mendapat sanksi tegas, seperti pencabutan peserta dari seleksi nasional maupun mandiri PTN, serta tindakan hukum sesuai peraturan yang berlaku. Dalam rangka mengurangi tindak kecurangan, Eduart meminta peserta sebanyak 871.496 orang di seluruh Indonesia untuk menjaga kesopanan selama pelaksanaan ujian.
“Kami mengimbau kepada seluruh peserta untuk tidak melakukan kecurangan dalam proses seleksi ini,” ujar Eduart.
Pelaku kecurangan diingatkan untuk berhati-hati
Senada dengan Eduart, Brian Yuliarto, Mendiktisaintek, menyebutkan bahwa upaya untuk menjaga integritas tetap menjadi prioritas dalam UTBK-SNBT. “Masih terjadi beberapa upaya kecurangan, dan pihak panitia telah memberikan peringatan. Mari kita bersama menjaga integritas dan menghindari kecurangan, karena akhirnya kecurangan akan terbongkar,” ujarnya.
“Dukungan dan doa orang tua yang hari ini hadir hingga selesai tentu akan membuat adik-adik peserta lebih tenang dan dapat mengerjakan ujian dengan baik,” tutur Brian Yuliarto.
Jadwal pelaksanaan dan pengumuman hasil
UTBK-SNBT 2026 berlangsung selama sepuluh hari, 21 hingga 30 April 2026, dengan pengumuman hasil dijadwalkan pada 25 Mei 2026.