What Happened During: BRIN-Kemdiktisaintek segera luncurkan Peta Jalan Riset Indonesia 2045

BRIN-Kemdiktisaintek Akan Segera Luncurkan Peta Jalan Riset Indonesia 2045

Dari Jakarta, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sedang memfinalisasi dokumen strategi riset nasional tahun 2045 serta rencana kerja hingga 2029. “Dokumen tersebut telah disepakati dan akan segera diluncurkan, mungkin pada akhir pekan depan. Terdapat dua produk strategis: satu untuk peta jalan riset Indonesia 2045, satu lagi berupa rencana kerja sampai 2029,” ujarnya dalam pernyataan resmi di Jakarta, Selasa.

Peran Pemerintah dalam Memacu Riset Nasional

Arif Satria menjelaskan bahwa kedua dokumen ini akan berfungsi sebagai pedoman bersama dalam mendorong kemajuan riset nasional. Dalam konteks perkembangan riset nasional, Arif menekankan bahwa riset dasar dan riset terapan sebaiknya diintegrasikan, bukan saling berseberangan.

“Kita harus mempertimbangkan bahwa riset dasar dan terapan tidak boleh dipisahkan, tetapi saling mendukung dalam menggerakkan inovasi,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa peran pemerintah tetap krusial dalam mendorong inisiatif riset, khususnya mengingat kemampuan R&D industri dalam negeri yang masih terbatas. Dengan demikian, kehadiran negara diperlukan untuk memperkuat sektor riset, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.

Proyeksi Teknologi untuk Masa Depan

Selain itu, Arif menyebutkan bahwa BRIN berperan sebagai lembaga yang melakukan proyeksi teknologi masa depan. “Mengenai tahun 2035, kita perlu membayangkan teknologi apa yang akan menjadi tren,” tambahnya.

Sebagai contoh, dalam pembangunan teknologi baterai, kemampuan memprediksi material yang akan digunakan di masa mendatang sangat vital. Apakah akan tetap menggunakan nikel atau beralih ke bahan seperti grafena atau grafit? Proyeksi ini penting agar penelitian sekarang bisa memberikan dampak positif di masa depan.

“Riset yang dilakukan saat ini bisa memberikan hasil yang kita rasakan pada 2035-2040, dan seterusnya,” tutur Arif Satria.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *