Key Issue: Utusan khusus Trump usulkan Italia gantikan Iran di Piala Dunia
Utusan Khusus Trump Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia
Moskow – Seorang utusan khusus Amerika Serikat, Paolo Zampolli, mengungkapkan bahwa ia telah menyarankan kepada Presiden Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino agar Italia menggantikan Iran di babak penyisihan Piala Dunia. Tindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap ketegangan yang terjadi antara Trump dan para pemimpin negara-negara Barat, khususnya Italia. Pada 31 Maret, Italia kembali gagal melaju ke Piala Dunia, mengakhiri rangkaian kekalahan tiga kali berturut-turut dari Bosnia dan Herzegovina.
“Saya mengonfirmasi bahwa telah menyarankan kepada Trump dan Infantino untuk menggantikan Iran dengan Italia. Saya sendiri berasal dari Italia, dan berharap melihat tim nasional mereka, Azzurri, tampil di turnamen yang diadakan di AS. Dengan empat gelar, mereka memiliki prestasi yang memadai untuk berpartisipasi,” ujar Zampolli kepada Financial Times pada Rabu (22/4).
Dalam upaya memperbaiki hubungan diplomatik, Trump terlihat mendorong kerja sama dalam olahraga sepak bola. Langkah ini bertujuan membangun koneksi dengan Italia, negara anggota utama NATO, terutama setelah terjadi perdebatan mengenai pangkalan militer dan kritik Trump terhadap Paus. Sebelumnya, pada 21 April, Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali mengatakan belum ada keputusan final mengenai keikutsertaan tim nasional mereka di ajang Piala Dunia.
Trump dan Kritik Terhadap Paus
Pada awal April, Trump sempat mengkritik Paus Leo XIV atas pandangannya terhadap kebijakan AS dan Israel terhadap Iran. Ia menyatakan tidak suka dengan seorang kepala Gereja Katolik yang kritis terhadap dirinya, bahkan mengklaim Paus tidak akan memimpin gereja jika bukan karena kehadiran Trump di Gedung Putih. Namun, pekan lalu, Trump menegaskan bahwa ia tidak memiliki konflik pribadi dengan Paus, sekaligus menekankan hak tokoh agama itu untuk menyampaikan pendapat berbeda.