Important Visit: Menhan minta prajurit di YTP bangun suasana harmonis dengan rakyat
Kunjungan Menhan ke YTP untuk Tingkatkan Keterlibatan dengan Masyarakat
Jakarta – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) membangun hubungan yang saling mendukung dengan warga sekitar. Dalam kunjungan ke Brigif TP 34/Cakra Buana dan Yonif TP 889/Gagak Winangsih di Indramayu, serta Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut, Rabu (22/4), ia menekankan keharmonisan antara prajurit dan masyarakat sebagai bagian dari tugas utama.
Peran Prajurit dalam Pembangunan Daerah
Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (22/4), disebutkan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan YTP dalam menjalankan fungsi mereka. Sjafrie mengingatkan bahwa kehadiran YTP di setiap wilayah berangkat dari niat untuk memberikan manfaat kepada rakyat. Ia menyebut pelayanan bisa berupa pengembangan ketahanan pangan, pemberian rasa aman, serta kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur.
“Prajurit TNI berasal dari rakyat, dibesarkan oleh rakyat, dan pada hakikatnya harus mengabdi sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Indonesia dengan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” jelas Sjafrie.
Sjafrie menambahkan bahwa tugas prajurit di YTP harus dijalankan secara konsisten untuk menuntaskan peran negara. Ia juga menekankan pentingnya memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit sebagai fondasi moral, ideologi, dan dedikasi dalam melaksanakan kegiatan. Dengan itu, ia berharap para prajurit semakin termotivasi dalam menguatkan kestabilan negara sekaligus menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesimpulan, Sjafrie mengingatkan prajurit untuk meningkatkan kemampuan dan mengembangkan keterampilan sebagai persiapan menghadapi ancaman serta menjaga kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.