Visit Agenda: Iran menentang usulan AS mengganti timnya dengan Italia di Piala Dunia

Iran menentang usulan AS mengganti timnya dengan Italia di Piala Dunia

Kedutaan Besar Iran di Italia menyampaikan kritik terhadap Amerika Serikat yang dianggap telah menunjukkan ‘kebangkrutan moral’ dalam merespons laporan kemungkinan gantinya Iran di Piala Dunia oleh Italia. Duta besar tersebut menekankan bahwa sepak bola adalah bagian dari kehidupan rakyat, bukan alat politik.

“Prestasi Italia di lapangan sepak bola tidak didasarkan pada keuntungan politik. Upaya mengeluarkan Iran dari kompetisi ini justru mencerminkan ketidakmampuan AS untuk menerima keberhasilan 11 pemain muda Iran yang bermain,” ujar duta besar pada hari Kamis.

Sebelumnya, Presiden Komite Olimpiade Italia, Luciano Buonfiglio, menilai laporan tersebut sebagai hal yang merendahkan. Ia mempertahankan bahwa hak untuk mengikuti Piala Dunia harus diraih melalui prestasi yang layak.

Menurut Buonfiglio, penggantian Iran dengan Italia dalam konteks Piala Dunia menunjukkan ketidakadilan. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam ajang tersebut seharusnya berdasarkan kemampuan tim, bukan intervensi politik,” tambahnya.

Utusan khusus AS untuk kemitraan global, Paolo Zampolli, telah menyampaikan usulan penggantian Iran oleh Italia ke surat kabar Financial Times. Ini dilakukan di tengah tekanan antara dua negara Barat tersebut. Menurut laporan, Trump berusaha memperbaiki hubungan dengan sekutu NATO melalui sepak bola setelah konflik mengenai pangkalan militer dan kritik terhadap Paus Leo XIV.

Di sisi lain, Italia mengalami kegagalan beruntun untuk mengikuti Piala Dunia ketiga kalinya pada 31 Maret setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina. Keputusan ini menimbulkan ketegangan dalam usulan AS yang dilihat sebagai campur tangan politik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *