Special Plan: Korut kecam Jepang karena serukan denuklirisasi Pyongyang
Korut Melontarkan Kritik terhadap Jepang dalam Pernyataan Terbaru
Sebuah laporan kebijakan luar negeri tahunan yang diterbitkan pekan lalu oleh Jepang memicu reaksi tajam dari Korea Utara. Dalam pernyataan resmi, pihak Korut menyebut tindakan Jepang menuntut denuklirisasi Pyongyang sebagai “anakronistis” dan “provokasi serius,” yang dianggap melanggar hak kedaulatan negara, seperti dilaporkan oleh media pemerintah pada hari Rabu.
Instansi Korut Mengungkap Permusuhan Tokyo
Menurut Institut Studi Jepang di bawah Kementerian Luar Negeri Korut, dokumen tersebut menunjukkan “permusuhan yang mendalam dan sikap konfrontatif” Tokyo terhadap Pyongyang. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) menegaskan bahwa laporan ini mengungkap niat Jepang untuk mengurangi pengaruh Korut dalam isu keamanan regional.
“Kritik Jepang terhadap program senjata nuklir dan rudal Korut dianggap sebagai upaya putus asa untuk menyangkal status negara nuklir Pyongyang, yang dinilai tidak sopan dan memalukan.”
Kritik tersebut juga menyoroti ketakutan Jepang terhadap kemampuan Korut dalam mengembangkan senjata nuklir dan rudal, dengan menuntut program tersebut dihentikan sepenuhnya. Instansi Korut menambahkan bahwa Jepang dianggap sebagai negara yang tergantung pada kekuasaan AS, sehingga tindakannya dianggap sebagai bentuk tekanan terhadap Pyongyang.
Sumber: Kyodo