Historic Moment: Viral penipuan modus lowongan kerja di Cakung, korban rugi Rp7 juta
Viral Penipuan Modus Lowongan Kerja di Cakung, Korban Rugi Rp7 Juta
Kasus penipuan yang menimpa seorang perempuan muda viral di media sosial, terutama melalui akun Instagram @info.jakartatimur. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Penggilingan, RT 007/005, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Korban, EN (19), warga Pemalang, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami kerugian mencapai Rp7 juta setelah menuruti ajakan pelaku.
“Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, dengan korban seorang perempuan muda yang mengalami kerugian hingga Rp7 juta,” kata Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Moch. Zen saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.
Korban awalnya berkomunikasi dengan seseorang yang mengaku bernama Eliyanti melalui Facebook. Setelah itu, dia dijemput ke lokasi menggunakan mobil transportasi online yang sudah dipesan pelaku. “Korban berangkat dari Kota Wisata Cibubur dengan menggunakan Grab mobil yang sudah dipesan pelaku di daerah Penggilingan Cakung atau TKP, selanjutnya korban dan pelaku bertemu,” jelas Zen. Di lokasi pertemuan, korban menitipkan koper dan tas gendong yang berisi barang berharga, termasuk ponsel Redmi Note 14C, KTP, serta akses ke tabungan pribadinya. Setelah itu, pelaku mengarahkan korban ke alamat di kawasan Pulomas menggunakan ojek online. Namun, saat tiba di sana, korban menemukan bahwa tempat tersebut tidak sesuai dengan yang dijanjikan dan rumah kosong tanpa penghuni. Merasa curiga, korban kembali ke lokasi awal untuk mencari pelaku. Sayangnya, pelaku sudah tidak ditemukan, dan barang-barangnya lenyap. Korban lalu melaporkan kejadian tersebut kepada saksi, Ibu Ela, pemilik kontrakan di sekitar lokasi. Dengan bantuan saksi, mereka memeriksa rekaman CCTV. Hasilnya, terlihat seorang perempuan yang diduga pelaku mendekati korban dan berinteraksi sebelum mengambil barang-barangnya. Kerugian yang dialami korban mencakup satu unit ponsel Redmi Note 14C, uang tabungan sekitar Rp7 juta, serta dokumen penting seperti KTP. Zen mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan melalui media sosial, terutama jika melibatkan permintaan bertemu di tempat yang tidak jelas atau menitipkan barang kepada orang asing.