Polisi bongkar praktik laboratorium tersembunyi di Tangerang

Polisi bongkar praktik laboratorium tersembunyi di Tangerang

Polda Metro Jaya berhasil mengungkap laboratorium narkotika tersembunyi yang beroperasi di kawasan Apartemen River Side, Kabupaten Tangerang, Banten. Operasi penyitaan ini dilakukan pada Jumat (17/4) sekitar pukul 19.00 WIB, menurut keterangan tertulis Kombes Pol Ahmad David, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, di Jakarta, Selasa.

Detektif mengamankan pelaku yang diduga operator produksi

Dalam operasi tersebut, petugas menangkap satu tersangka berinisial CK (40), warga negara Malaysia, yang disinyalir bertugas sebagai pengelola dan produsen cairan etomidate dalam bentuk cartridge vape. “Terduga pelaku terlibat langsung dalam proses produksi dan distribusi narkoba golongan II,” ujar David.

“Pengungkapan ini menemukan barang bukti berupa 30 liter cairan propilen glikol dan 2.539,44 gram serbuk etomidate, yang diperkirakan bisa diolah menjadi 380.996 cartridge vape siap edar,” tambah David.

Ditemukan pula ratusan cartridge berisi cairan etomidate serta peralatan produksi seperti mesin pengemas, alat suntik, mixer, dan timbangan. Seluruh barang bukti tersebut memiliki nilai jual mencapai Rp762 miliar di pasar gelap, menurut petugas. Angka tersebut dihitung berdasarkan kapasitas produksi yang berhasil disita.

Kasus muncul setelah informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah itu. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan laboratorium tersembunyi di dalam kompleks apartemen. Saat ini, pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Mako Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk penyidikan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *