Polisi ungkap sindikat ganjal ATM di Jaktim sudah tujuh kali beraksi
Polisi Ungkap Sindikat Pemalsuan ATM di Jaktim Sudah Beraksi Tujuh Kali
Jakarta – Jajaran polisi berhasil mengungkap kelompok pencuri yang melakukan aksi modus ganjal mesin ATM di beberapa wilayah, termasuk Jakarta Timur. Tindakan tersebut telah berulang sebanyak tujuh kali, menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu.
“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa para pelaku pencurian menggunakan modus ganjal ATM telah melakukan tujuh aksi,” ungkap Bayu.
Kelompok ini dikenal sebagai pemain berpengalaman, dengan empat anggota yang ditangkap di wilayah Jatisampurna, Bekasi. Salah satu dari mereka bahkan memiliki catatan kriminal sebelumnya di Magelang, Jawa Tengah. “Salah satu pelaku juga merupakan residivis dalam kasus yang sama, sehingga dapat dikatakan mereka spesialis ganjal ATM,” tambah Bayu.
Aksi kejahatan tidak terbatas pada Jakarta Timur. Polisi memastikan satu TKP di Cipayung, daerah tersebut, tetapi menyebut ada beberapa lokasi lain yang menjadi target, seperti Cilegon dan wilayah di Jawa Tengah. “TKP yang di Jakarta Timur saat ini hanya Cipayung, namun dari pemeriksaan, mereka juga beroperasi di daerah lain,” jelas Bayu.
Menurut informasi, para pelaku memiliki peran spesifik. HF bertugas memasang alat pengganjal pada mesin ATM dengan tusuk gigi yang dimodifikasi. A berperan mengintai dan mengingat nomor PIN korban saat berpura-pura membantu. AT menyarankan korban melapor ke bank terdekat ketika kartu ATM tersangkut. Saat korban meninggalkan lokasi, D mengambil kartu ATM dan menggunakan untuk menguras saldo rekening.
Polda terus mengejar pengembangan kasus, termasuk mencari jaringan tambahan serta lokasi kejadian yang belum terungkap.