Kurang zat besi dapat sebabkan anak kena stunting
Kurang Zat Besi Berpotensi Picu Stunting pada Anak
Dokter spesialis anak dan konselor laktasi dari Universitas Sebelas Maret (UNS), dr. Lucky Yogasatria Sp.A, menegaskan bahwa defisiensi zat besi dapat berkontribusi pada terjadinya stunting. Meski kasusnya cukup tinggi, tidak semua anak stunting memiliki kekurangan zat besi, ujarnya saat diwawancara ANTARA di Jakarta, Selasa.
“Meski kasusnya cukup tinggi, tidak semua anak stunting memiliki kekurangan zat besi,” kata Lucky.
Menurut Lucky, stunting bisa muncul karena anak mengalami gizi kurang secara kronis atau mengalami infeksi berulang. Ia menyoroti bahwa asupan makanan yang masuk ke tubuh anak tidak cukup dalam hal kalori maupun energi, sehingga memperlambat pertumbuhannya. Gejalanya mencakup berat badan yang sulit meningkat dan tinggi badan yang meleset dari kurva pertumbuhan standar.
“Itulah mengapa di 2 tahun pertama, ketika anak stunting, harus segera diperbaiki. Jika anak stunting, pasti otaknya juga mengalami defisiensi nutrisi,” tambahnya.
Kurangnya zat besi memengaruhi fungsi tubuh anak, seperti menyebabkan anemia, mengganggu perkembangan otak, hingga menurunkan tingkat kecerdasan. Untuk mengatasi masalah ini, Lucky menyarankan penggunaan makanan kaya zat besi, seperti hati ayam, daging ayam, dan daging sapi. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya ibu hamil mengonsumsi zat besi agar menghindari kondisi anemia pada bayi yang lahir.
Untuk memastikan diagnosis, diperlukan pemeriksaan kadar zat besi di dalam tubuh anak yang diduga mengalami stunting. Jika hasilnya membenarkan, dokter biasanya akan memberikan terapi zat besi atau suplementasi tambahan. Selain itu, kadar nutrisi lain seperti zinc dan vitamin D juga perlu dicek secara menyeluruh.
Dalam pemantauan nutrisi, Lucky menekankan bahwa gejala kekurangan mikronutrisi seringkali tidak terlihat jelas, berbeda dengan kekurangan makronutrisi yang lebih mudah diidentifikasi. Misalnya, anak yang kekurangan protein biasanya tampak kurus, sedangkan kekurangan mikronutrisi bisa tidak menunjukkan tanda-tanda yang jelas.