New Policy: Warga Jakarta Utara dilatih budi daya edamame bangun ketahanan pangan

Warga Jakarta Utara dilatih budi daya edamame bangun ketahanan pangan

Pelatihan Budi Daya Edamame dan Semangka Palguna

Jakarta – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara serta Tim Penggerak (TP) PKK menyelenggarakan pelatihan mengenai budidaya edamame atau kedelai Jepang dan semangka Palguna untuk ratusan warga di wilayah tersebut. Tujuan utamanya adalah meningkatkan ketahanan pangan secara kolektif. “Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan aksi tanam serentak yang akan dilaksanakan pada 28 April 2026 di berbagai titik Jakarta Utara,” ujar Erna Wawan, Ketua III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Jakarta Utara.

“Kami harap pelatihan daring ini menjadi langkah konkret dalam mendukung program nasional ketahanan pangan, sekaligus memperkuat Gerakan Menanam Jakarta Utara 2026,” tambah Erna.

Erna menambahkan, edamame dan semangka Palguna dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta manfaat kesehatan yang signifikan. Kedelai Jepang dikenal kaya akan protein nabati dan serat, sementara semangka Palguna F1 tahan terhadap cuaca panas dan membantu menjaga hidrasi tubuh. Ia juga mengingatkan para peserta untuk menyebarkan ilmu yang didapat kepada masyarakat luas.

Partisipasi dan Pendampingan Teknis

Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit, mengatakan pelatihan yang berlangsung Rabu dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai latar belakang, seperti kecamatan, kelurahan, pengelola RPTRA, hingga komunitas pertanian perkotaan. Novy menekankan perlunya pendampingan teknis terus-menerus agar hasil panen yang diperkirakan tiga bulan setelah tanam dapat maksimal. “Bertani tetap bisa dilakukan meski di lahan sempit, selama perawatan seperti penyiraman dilakukan rutin dan tepat,” jelas dia.

“Pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan, seperti pot atau polybag, sangat penting untuk menyukseskan program ini,” tambah Novy.

Setelah pelatihan, peserta akan menanam secara serentak di 143 titik, termasuk Walkot Farm dan enam kantor kecamatan. Penanaman juga akan dilakukan di 31 taman PKK, 75 ruang publik ramah anak, serta 30 lokasi milik penggiat urban farming. Novy berharap seluruh tahapan, mulai dari penyemaian hingga panen, berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata.

Visi Membangun Kemandirian Pangan

“Mari kita bersama-sama mendukung kemandirian pangan di Jakarta Utara,” pungkas Novy. Pelatihan ini diharapkan mendorong masyarakat untuk menerapkan teknik budi daya yang efisien dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga melalui hasil tanam yang produktif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *