PPKUKM Jakbar fasilitasi sertifikasi halal bagi 200 UMKM binaan
PPKUKM Jakbar fasilitasi sertifikasi halal bagi 200 UMKM binaan
Jakarta – Sejumlah 200 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendapatkan bantuan sertifikasi halal secara gratis melalui program yang digagas oleh Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Barat. Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid, menjelaskan bahwa kegiatan ini berupa bimbingan teknis (bimtek) yang berlangsung dari 13 hingga 16 April 2026, di delapan kecamatan berbeda.
Wilayah Kecamatan Cengkareng dan Kalideres
“Kegiatan di Kecamatan Cengkareng dan Kalideres digelar di RPTRA Utama, Cengkareng Barat, pada 13 April 2026. Peserta dari kedua wilayah tersebut berjumlah 25 masing-masing,” tutur Iqbal saat diwawancara di Jakarta, Kamis.
Wilayah Tambora dan Tamansari
Di Tambora dan Tamansari, bimtek diselenggarakan di Aula Kecamatan Tambora pada 14 April 2026. “Total peserta dari dua wilayah itu mencapai 25 orang untuk Tambora dan 24 untuk Tamansari,” tambah Iqbal.
Wilayah Kebon Jeruk dan Kembangan
Kecamatan Kebon Jeruk dan Kembangan menjadi tuan rumah kegiatan pada 15 April 2026 di Aula Kembangan. “Peserta dari Kebon Jeruk sebanyak 24 dan 25 dari Kembangan,” jelas Iqbal.
Wilayah Grogol Petamburan dan Palmerah
Sebagai penutup, bimtek di Kecamatan Grogol Petamburan dan Palmerah dilaksanakan di Aula kantor Palmerah pada 16 April 2026. “Dari Grogol Petamburan turut serta 25 pelaku, sementara Palmerah melibatkan 26 peserta,” kata Iqbal.
Program bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku Jakpreneur tentang pentingnya sertifikasi halal bagi produk mereka. Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan muncul kepastian kualitas dan nilai tambah bagi UMKM. “Peserta mendapatkan materi mengenai proses sertifikasi, bahan baku halal, cara produksi, serta langkah-langkah mendapatkan bahan baku halal hingga penetapan sertifikat,” terang Iqbal.
Dari segi teknis, peserta mendapat bantuan dalam pembuatan dokumen Manual Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) serta penginputan data produk dan peserta ke dalam aplikasi SiHalal.