Latest Program: MSCI Umumkan Keputusan Terbaru Usai Lihat Reformasi Pasar Modal RI
MSCI Umumkan Keputusan Terbaru Usai Lihat Reformasi Pasar Modal RI
Jakarta, 20 April 2026
MSCI meluncurkan perubahan terkait penilaian free float untuk saham-saham Indonesia dalam indeks globalnya. Pernyataan ini disampaikan setelah mengevaluasi kebijakan terbaru yang diperkenalkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia. Keputusan ini muncul sebagai respons terhadap pembekuan rebalancing yang berlangsung sebelumnya pada 27 Januari 2026.
“MSCI mencatat adanya reformasi transparansi pasar modal yang diumumkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia,”
Reforms yang diterapkan mencakup peningkatan transparansi pemegang saham di atas 1% serta klasifikasi investor yang lebih tepat. Selain itu, regulator juga merilis kerangka High Shareholding Concentration (HSC) dan rencana peningkatan batas minimum free float menjadi 15%. MSCI sedang menilai pengaruh kebijakan ini pada penentuan free float dan kelayakan investasi.
Dalam tinjauan indeks Mei 2026, MSCI memutuskan untuk mempertahankan kebijakan sementara yang berlaku untuk saham Indonesia. Kebijakan ini mencakup penundaan peningkatan Foreign Inclusion Factors (FIF) dan Number of Shares (NOS), serta penolakan penambahan saham baru ke indeks MSCI Investable Market Indexes (IMI).
MSCI juga tidak akan melakukan peningkatan kelas saham antar segmen kapitalisasi, termasuk dari kategori small cap ke standard. Saham-saham yang teridentifikasi dalam HSC oleh pihak berwenang akan dikeluarkan dari indeks sesuai dengan kebijakan global MSCI. Di samping itu, data keterbukaan pemegang saham 1% akan digunakan sebagai acuan dalam perhitungan free float bila diperlukan.
Pernyataan ini bertujuan meminimalkan perubahan indeks dan risiko investasi sambil memberi ruang bagi evaluasi kebijakan reformasi yang baru diluncurkan. MSCI menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pelaku pasar serta otoritas terkait di Indonesia. Kebijakan baru akan diperiksa kembali melalui Market Accessibility Review yang dijadwalkan pada bulan Juni 2026.