Key Discussion: DKI siapkan bantuan daerah penghasil pangan jika terdampak El Nino
DKI Jakarta Siap Berikan Bantuan untuk Wilayah Penghasil Pangan saat El Nino
Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa pihaknya telah merencanakan penyaluran bantuan kepada wilayah yang memproduksi bahan pangan, terutama jika mengalami dampak dari fenomena El Nino yang diprediksi terjadi selama April hingga September. “Kalau ada gangguan akibat El Nino, maka Pemerintah DKI Jakarta akan mengalokasikan bantuan, seperti alat pompa, agar produksi pangan tetap stabil,” jelas Pramono saat memberikan keterangan di Balai Kota, Jumat.
Persiapan Internal Pemprov DKI
Pramono menjelaskan, pembahasan khusus mengenai potensi dampak El Nino sudah dilakukan dalam rapat internal Pemprov DKI. Pemilihan daerah penerima bantuan didasarkan pada kerja sama sebelumnya dalam memenuhi kebutuhan pangan di Ibu Kota. “Kami memilih wilayah yang sudah berkolaborasi dalam pasokan bahan pangan,” tutur dia.
Ketergantungan Jakarta pada Pasokan Luar
Pramono menekankan bahwa Jakarta, sebagai kota konsumtif, tetap bergantung pada pasokan dari daerah lain untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan, termasuk beras dan komoditas utama lainnya. Ia menambahkan, stabilitas produksi di wilayah mitra menjadi sangat vital guna menjaga ketersediaan bahan makanan di Jakarta.
Dalam upaya mengamankan pasokan, Pemprov DKI juga memperkuat stok bahan pangan yang diimpor. Untuk komoditas daging, Pramono telah menyetujui penambahan impor sapi hidup melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dharma Jaya. “Saya sudah memberi izin Dharma Jaya untuk menambah impor sapi dari Australia, setelah sebelumnya mengirimkan sekitar 3.000 ekor. Kali ini targetnya 7.500 ekor,” ujarnya.
“Lebih baik stok bahan pangan tersedia di Jakarta daripada harus menunggu dari luar,” tambah Pramono.