Topics Covered: Saudi berikan penghargaan kepada tujuh peraih King Faisal Prize 2026

Saudi Berikan Penghargaan kepada Tujuh Penerima King Faisal Prize 2026

Pada edisi ke-48, Arab Saudi mengadakan upacara penganugerahan King Faisal Prize 2026 di Riyadh. Acara ini memberikan penghargaan kepada tujuh individu yang berkontribusi signifikan pada bidang kemanusiaan dan peningkatan ilmu pengetahuan, termasuk kategori Pengabdian kepada Islam, Studi Islam, Bahasa dan Sastra Arab, Kedokteran, serta Sains.

Pengabdian kepada Islam

King Faisal Prize 2026 di kategori ini diberikan secara bersama kepada Sheikh Abdullatif Ahmed Alfozan dari Arab Saudi dan Profesor Mohamed Mohamed Aboumousa dari Mesir. Alfozan dianugerahi karena pendekatannya dalam menerapkan metode filantropi yang efektif, dengan penekanan pada dukungan inisiatif berkualitas terkait kebutuhan pembangunan. Sementara itu, Aboumousa dihargai atas lebih dari 30 buku yang ditulisnya dalam bidang bahasa Arab.

Studi Islam

Di kategori Studi Islam, dengan tema “Jalur Perdagangan di Dunia Islam” tahun ini, penghargaan diberikan bersama kepada Profesor Abdelhamid Hussein Hammouda dari Universitas Fayoum di Mesir dan Profesor Moh’d Wahib Hussein dari Universitas Hashemite di Yordania. Mereka dianugerahi atas penelitian yang mendalam dan inovatif di bidang tersebut.

Bahasa dan Sastra Arab

Untuk kategori Bahasa dan Sastra Arab, tema “Sastra Arab dalam Bahasa Prancis” diusung. Penghargaan diberikan kepada Profesor Pierre Larcher dari Universitas Aix-Marseille di Prancis. Ia dihargai karena kontribusinya dalam memperkenalkan karya sastra Arab ke kalangan pembaca berbahasa Prancis melalui pendekatan akademik yang orisinal.

Kedokteran

Kategori Kedokteran mengusung topik “Penemuan Berpengaruh dalam Pengobatan Obesitas.” Profesor Svetlana Mojsov dari Universitas Rockefeller di Amerika Serikat mendapatkan penghargaan atas riset awalnya yang mengidentifikasi GLP-1 aktif secara biologis, hormon yang memiliki reseptor di pankreas, jantung, dan otak manusia.

Sains

Di bidang Sains, dengan fokus pada “Matematika,” penghargaan diberikan kepada Profesor Carlos Kenig dari Universitas Chicago. Ia diakui atas kontribusi perintisnya dalam analisis matematika yang mendorong pemahaman lebih luas tentang persamaan diferensial parsial nonlinier.

Menurut pernyataan panitia penghargaan yang diterima di Jakarta, Jumat, King Faisal Prize 2026 untuk kategori Pengabdian kepada Islam diberikan bersama kepada Sheikh Abdullatif Ahmed Alfozan dari Arab Saudi dan Profesor Mohamed Mohamed Aboumousa dari Mesir.

Upacara penganugerahan berlangsung di bawah perlindungan Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Hadir mewakili beliau adalah Pangeran Mohammed bin Abdulrahman bin Abdulaziz, wakil gubernur Wilayah Riyadh. Turut hadir juga Pangeran Turki Al-Faisal bin Abdulaziz, ketua Dewan Direksi King Faisal Center for Research and Islamic Studies.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *