Latest Program: Pramono kaji kebijakan pengurangan pajak di tengah tekanan geopolitik

Pramono kaji kebijakan pengurangan pajak di tengah tekanan geopolitik

Jakarta, Jumat – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, sedang mengevaluasi kebijakan pengurangan pajak daerah sebagai tanggapan atas tekanan geopolitik global yang terus berlangsung. Ia menyoroti kondisi internasional saat ini, termasuk konflik Timur Tengah dan kemungkinan dampak El Nino, sebagai tantangan terhadap perekonomian ibu kota.

“Kami sedang mengkaji pengurangan pajak daerah. Jakarta akan mengeluarkan instrumen perpajakan yang lebih kompetitif dan lebih menarik,” ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta, Jumat.

Dia berharap kebijakan ini bisa memberikan relaksasi bagi warga dan pelaku usaha di tengah ketidakpastian global, sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi. “Tekanan geopolitik maupun ekonomi ini perlu kita respons dengan memberikan relaksasi. Nanti, pada waktunya, akan kami umumkan paket kebijakan perpajakan,” tambahnya.

“Inflasi Jakarta yang berada di angka 3,37 persen, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 3,48 persen. Pertumbuhan ekonominya lebih tinggi, tetapi inflasinya lebih rendah. Artinya, ekonomi Jakarta terawat dengan baik,” tutur Pramono.

Meski demikian, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta tetap berhati-hati dalam menyusun kebijakan fiskal agar keseimbangan antara stimulus dan kesehatan APBD terjaga. “Kami ingin momentum ekonomi yang baik ini tetap terjaga, tapi juga memberikan ruang bagi masyarakat dan dunia usaha untuk bertahan di tengah tekanan global,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *