Kartu Pokemon Lagi Bikin Heboh Warga RI – Harganya Bisa Tembus Miliaran
Kartu Pokemon Kembali Viral, Harga Membangun ke Tingkat Miliaran
Jakarta, Permainan kartu Pokemon kembali mencuri perhatian publik Indonesia, terutama para penggemar dan kolektor yang menemukan nilai tinggi pada koleksi mereka. Sebuah gerai di Agora Mall, Jakarta Pusat, menjadi tempat perhatian utama seiring beberapa kartu dijual dengan harga hingga miliaran rupiah. Fenomena ini tak hanya memengaruhi pasar hiburan, tetapi juga mulai berdampak pada dunia ekonomi lokal.
Populer Kembali karena 30 Tahun Anniversary
Kevin, seorang kolektor, mengungkapkan tren kenaikan harga kartu Pokemon terjadi karena tahun ini menjadi tahun ke-30 sejak franchise Jepang tersebut diperkenalkan. “Orang-orang mulai mencari kartu lagi, terutama saat ini hype-nya sedang naik,” katanya. Ia menambahkan, momentum ini didukung oleh kembali maraknya minat komunitas penggemar di Tanah Air.
“Kartu yang di lemari itu harganya jutaan rupiah, ada yang sampai Rp120 juta, tapi kami enggak pajang karena cukup langka,” kata Yongki, pemilik gerai kartu Pokemon.
Menurut Yongki, harga tergantung pada beberapa aspek. Salah satunya adalah grading dari perusahaan asal AS, Professional Sport Authenticator (PSA), yang menilai kualitas fisik kartu. “Nilai grading berdasarkan kondisi kartu, misalnya posisi gambar, kelurusan, dan warna,” jelasnya. Kartu yang diberi nilai tinggi, seperti 10, bisa mencapai harga jutaan.
Faktor lain adalah tingkat kelangkaan. Yongki menyebut beberapa kartu yang dijual memiliki desain unik, seperti Pikachu dengan kostum Super Mario dan Luigi. “Kartu itu dijual Rp1,5 miliar, karena gambar di dalamnya langka,” tuturnya. Penawaran semakin tinggi, terutama untuk karakter seperti Pikachu, yang masih menjadi maskot utama.
Kolektor Tidak Mudah Melepas Koleksinya
Keni, kolektor lain, mengungkapkan telah ada tawaran puluhan juta untuk beberapa kartu miliknya. “Beberapa hari terakhir, ada yang nawarin hingga puluhan juta, tapi saya enggak mau lepas karena dapatnya butuh usaha,” katanya. Ia menjelaskan, sebagai kolektor, nilai kartu tidak hanya soal uang, tapi juga keistimewaan yang tidak bisa tergantikan.
Produksi kartu lama juga memengaruhi nilai. “Kartu yang keluaran tahun lalu bisa lebih mahal karena mulai langka,” tambah Yongki. Dengan kombinasi faktor ini, beberapa kartu Pokemon kini menjadi aset bernilai tinggi bagi para penggemar.