Latest Program: Lawang Cemoro: Cara Pertamina IT Semarang Lawan Kemiskinan & KDRT

Lawang Cemoro: Inisiatif Pertamina IT Semarang untuk Mengatasi Kemiskinan dan KDRT

Pengembangan Inovasi Sosial di Kota Semarang Utara

Di Kota Jakarta, PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang (IT Semarang) meluncurkan inisiatif berupa program Lawang Cemoro, yang berarti “Pintu Harapan” bagi masyarakat Semarang Utara. Program ini bertujuan sebagai upaya pemberdayaan sosial untuk mengatasi berbagai tantangan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Di wilayah kumuh Kelurahan Tanjung Mas, seluas 17,34 hektar, Pertamina Patra Niaga mengungkapkan adanya masalah seperti produksi sampah sebanyak 24 ton per hari, serta 79 balita dengan gizi kurang, yang merupakan angka terbanyak di Kota Semarang.

Program Unggulan untuk Meningkatkan Kesejahteraan

Beberapa program unggulan Lawang Cemoro yang dijalankan Pertamina Patra Niaga meliputi:

Rumah Sehat Pertamina

Layanan terpadu ini menyediakan dukungan untuk korban kekerasan, pelatihan parenting, serta sistem pelaporan kasus KDRT oleh Kelompok Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA). Dengan adanya program ini, korban lebih percaya diri menceritakan pengalaman dan mendapatkan konseling yang aman.

Pendampingan Korban Kekerasan

Kelompok SAPA bertugas memberikan bimbingan khusus kepada korban KDRT, sehingga mendorong mereka untuk terbuka dalam mengungkapkan permasalahan. Selain itu, 1 orang eks korban KDRT juga tergabung dalam kelompok SAPA sebagai bagian dari penggerak anti KDRT.

Green House

Pengembangan tanaman, hidroponik, dan tanaman obat keluarga ini bertujuan menyuplai bahan baku PMT serta meningkatkan pendapatan kelompok sebesar Rp 500 ribu per bulan.

Sistem Filterisasi Air Ramah Lingkungan (SITIRTA)

Inovasi filtrasi air berbasis panel surya ini berhasil memanfaatkan air sebanyak 36 meter persegi per hari dan menghemat biaya pembelian air hingga Rp 3,35 juta per bulan.

Petasol

Sampah plastik diubah menjadi bahan bakar alternatif, yang dapat digunakan untuk mesin perahu nelayan, genset, serta alat konstruksi lainnya.

Poros Jari Pengganti Tangan (POJA PETA)

Program ini menangani sampah plastik dengan mesin pengering berkapasitas 7 kg per siklus, sebagai persiapan untuk proses pirolisis.

Manfaat dan Dampak Positif

Sebagai hasil dari program Lawang Cemoro, 9 orang masyarakat berhasil keluar dari kondisi kemiskinan, dengan peningkatan pendapatan rata-rata Rp 542.222 per bulan. Selain itu, 14 perempuan mendapatkan peluang kerja melalui kegiatan pertanian di KWT Tunas Bahagia, dengan kenaikan pendapatan sekitar Rp 500.000 per bulan.

Dari 25 korban KDRT, mereka bisa mengakses layanan pelaporan, pendampingan keluarga, serta terapi psikologis melalui Rumah Sehat Pertamina. Sementara itu, 11 Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) menerima pemeriksaan kesehatan dan pelatihan keterampilan secara berkala.

Langkah Berkelanjutan dalam Tata Kelola Lingkungan

Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen mengoptimalkan tata kelola lingkungan. Program Fastest DCV berhasil mengurangi penggunaan energi sebanyak 134.222,175 GJ melalui penghematan listrik. Selain itu, inisiatif Anti Pindah Pindah turut menurunkan emisi konvensional sebesar 560,250 Ton VOC. Program Seal Cycle, sebagai penerapan Extended Producer’s Responsibility (EPR), juga berkontribusi pada pengurangan limbah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *