Latest Update: Penyelidikan Kriminal Powell Dihentikan, Demi Muluskan Pilihan Trump?

Penyelidikan Kriminal Powell Dihentikan, Demi Muluskan Pilihan Trump?

Jakarta, Departemen Kehakiman Amerika Serikat memutuskan menghentikan penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, Jumat (24/4/2026). Keputusan ini diumumkan oleh Jeanine Pirro, Jaksa Federal Tertinggi Distrik Columbia, melalui unggahan di media sosial X. Dalam pesannya, Pirro menyatakan bahwa penyelidikan atas Powell akan ditunda sementara Inspektorat Jenderal The Fed melakukan investigasi terkait dugaan peningkatan biaya dalam proyek renovasi kantor di Washington.

Pirro mengungkapkan, renovasi tersebut menjadi faktor utama dalam penyelidikan yang dihentikan. “Saya telah meminta kantor saya untuk menutup penyelidikan sementara Inspektur Jenderal melanjutkan prosesnya. Namun, kami siap kembali membuka investigasi jika bukti-bukti menguatkan,” tulisnya, seperti dilaporkan CNBC International, Sabtu (25/4/2026).

“Inspektur Jenderal memiliki wewenang untuk menuntut pertanggungjawaban Federal Reserve kepada para pembayar pajak Amerika,” tambah Pirro. “Saya berharap laporan lengkap akan segera diterima dan membantu menyelesaikan masalah yang menyebabkan surat panggilan dikirimkan.”

Langkah ini disebut sebagai upaya membuka jalan bagi Kevin Warsh, yang dianggap sebagai pilihan utama Presiden Donald Trump. Warsh telah mengikuti sidang konfirmasi di Senat AS dan diharapkan menjadi ketua baru The Fed. Namun, Senat masih menunda pemungutan suara penuh hingga penyelidikan kriminal selesai.

Menurut Pirro, penyelidikan dilakukan untuk mendorong Powell dan The Fed agar menurunkan suku bunga sesuai keinginan Trump. Keputusan henti penyelidikan diberikan agar proses penerapan kebijakan ekonomi lebih lancar. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari The Fed maupun Warsh terkait hal ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *