Meeting Results: Pemerintah Ungkap Harga Asli LPG 3 Kilo yang Tak Banyak Orang Tahu

Pemerintah Ungkap Harga Asli LPG 3 Kilo yang Tak Banyak Orang Tahu

Dalam sebuah rapat kerja dengan Komisi XI DPR beberapa waktu lalu, Menteri Purbaya menyebutkan bahwa pemerintah membebankan subsidi untuk menjaga harga jual LPG subsidi 3 kilogram (kg) tetap stabil. Harga yang terlihat di pasaran sebenarnya berasal dari kebijakan subsidi yang dibiayai oleh APBN.

Subsidi energi ini bertujuan menutupi perbedaan antara harga dasar LPG dan tarif yang diterima masyarakat. Untuk LPG 3 kg, selisih harga ini mencapai Rp 30.000 per tabung. Menurut Purbaya, subsidi diberikan agar konsumen tetap bisa memperoleh produk energi dengan biaya terjangkau.

“Pemerintah terus menanggung perbedaan antara harga asli dan harga yang dibayar oleh masyarakat melalui subsidi energi non-energi,” ungkap Purbaya.

Harga pasar LPG 3 kg yang sebenarnya adalah Rp 42.750 per tabung, sementara harga yang disalurkan ke agen Pertamina hanya Rp 12.750. Ini berarti subsidi sebesar Rp 30.000 per tabung diberikan sebagai kompensasi.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, di Tangerang Selatan harga jual LPG 3 kg masih diangka Rp 19.000 per tabung. Harga ini sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan. Di tingkat pengecer, tarif bisa mencapai Rp 22.000 karena melibatkan biaya antar.

Daftar Harga LPG Non Subsidi

Untuk LPG non subsidi, harga di tingkat pengecer belum mengalami perubahan dibandingkan bulan sebelumnya. Berikut rincian harga per 18 April 2026:

Di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, harga LPG 5,5 kg adalah Rp 107.000 (naik Rp 17.000 dari Rp 90.000), sedangkan LPG 12 kg dijual seharga Rp 228.000 (naik Rp 36.000 dari Rp 192.000).

Dalam wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan, LPG 5,5 kg dijual Rp 111.000 (naik Rp 17.000 dari Rp 94.000), sementara LPG 12 kg bernilai Rp 230.000 (naik Rp 36.000 dari Rp 194.000).

Wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tenggara menyebutkan LPG 5,5 kg sebesar Rp 114.000 (naik Rp 17.000 dari Rp 97.000), serta LPG 12 kg Rp 238.000 (naik Rp 36.000 dari Rp 202.000).

Kalimantan Utara (Tarakan) mencatat harga LPG 5,5 kg sebesar Rp 124.000 (naik Rp 17.000 dari Rp 107.000), dan LPG 12 kg Rp 265.000 (naik Rp 36.000 dari Rp 229.000). Di Maluku (Ambon) dan Papua (Jayapura), harga LPG 5,5 kg mencapai Rp 134.000 (naik Rp 17.000 dari Rp 117.000), sedangkan LPG 12 kg dijual Rp 285.000.

Free Trade Zone (FTZ) Batam menyebutkan harga LPG 5,5 kg sebesar Rp 100.000, dan LPG 12 kg Rp 208.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *