New Policy: Resmi! AS Hukum 14 Pihak “Pembantu” Iran, Sebut Turki hingga UEA

AS Terbitkan Sanksi terhadap 14 Pihak yang Dituduh Bantu Iran, Termasuk Turki dan UEA

Dalam upaya mengintensifkan tekanan terhadap Iran, Amerika Serikat mengumumkan sanksi baru yang menargetkan 14 individu serta perusahaan. Sanksi ini difokuskan pada jaringan penyalur senjata Teheran, terutama dalam konteks pemulihan persediaan rudal balistik setelah serangan gabungan AS-Israel. Kementerian Keuangan AS, dalam pernyataan pada Selasa (21/4/2026), menyebut bahwa para target ini berada di Iran, Turki, dan Uni Emirat Arab. Mereka dianggap terlibat dalam pembelian atau pengiriman komponen persenjataan atas nama Iran.

Langkah Penegakan Hukum Berdasarkan Keterlibatan Militernya

Dalam keterangan resmi, Kementerian Keuangan AS menegaskan bahwa tekanan terhadap Iran akan terus ditingkatkan, terutama terkait program militer. “Amerika Serikat terus menguras persediaan rudal balistik Iran, sementara rezim tersebut berusaha memulihkan kapasitas produksinya,” kata pernyataan tersebut, dilansir Reuters. Selain itu, Washington juga menyoroti pergeseran strategi militer Iran, yang kini lebih mengandalkan penggunaan drone tempur. “Iran semakin bergantung pada kendaraan udara tak berawak (UAV) seperti Shahed untuk menargetkan AS dan sekutunya, termasuk infrastruktur energi,” tambah pernyataan itu.

Perpanjangan Gencatan Senjata untuk Mendukung Perundingan Damai

Presiden AS Donald Trump memutuskan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu. Keputusan ini diambil hanya beberapa jam sebelum masa gencatan senjata sebelumnya berakhir, untuk memberikan ruang bagi perundingan damai antara kedua negara. Dalam unggahan media sosial, Trump menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan setelah menerima permintaan dari Pakistan. “Saya menyetujui permintaan Pakistan untuk menunda serangan terhadap Iran hingga para pemimpin dan perwakilannya bisa menyusun proposal yang konsisten,” tulis Trump.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *