Purbaya Bakal Kejar Lagi Perusahaan Baja China yang Ngemplang Pajak
Purbaya Bakal Kejar Lagi Perusahaan Baja China yang Ngemplang Pajak
Jakarta, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan memperketat penerapan aturan perpajakan di Indonesia. Ia mengungkapkan rencana untuk mengejar kembali perusahaan baja dari Tiongkok yang dinilai melanggar regulasi pajak. “Sejumlah perusahaan baja asal Tiongkok belum menunjukkan sikap tegas dalam mematuhi aturan, jadi kita harus lanjutkan upaya penegakan hukum,” jelas Purbaya dalam sesi jumpa pers media, Jumat (24/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menuturkan telah berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Tiongkok untuk memastikan perusahaan-perusahaan tersebut menjalankan aktivitas usaha secara adil. Pada awal tahun ini, ia sudah melakukan inspeksi mendadak terhadap satu perusahaan baja Tiongkok yang terbukti menghindari kewajiban pajak. Saat inspeksi, Purbaya mengaku mengantongi daftar 40 perusahaan Tiongkok yang diduga melanggar aturan pajak.
“Saya curiga ada oknum di dalam Kementerian Keuangan yang terlibat dalam praktik ini. Kalau perusahaan besar lebih mudah dikenali, berarti ada orang dalam yang mungkin ikut serta,” ujarnya.
Purbaya menegaskan bahwa tindakan penegakan hukum ini penting untuk menjaga keadilan dalam pasar baja nasional. Ia menyoroti kelemahan dalam upaya sebelumnya, yang menurutnya belum cukup efektif dalam menyasar perusahaan-perusahaan yang tidak bayar pajak pertambahan nilai (PPN) secara tepat waktu.