Ketua DPR: Harga plastik naik perlu jadi momen beralih ke bahan alami
Ketua DPR: Naiknya Harga Plastik Jadi Momentum Perubahan
Di Jakarta, Puan Maharani, Ketua DPR RI, menyatakan bahwa kenaikan harga plastik saat ini bisa menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk beralih ke bahan alami yang lebih ramah lingkungan. Meski ia mengakui plastik tetap dibutuhkan karena praktis dalam kehidupan sehari-hari, ia menekankan dampak ekologis yang besar dari bahan tersebut.
Kenaikan Harga dan Tekanan Ekonomi
Puan menyoroti bahwa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mungkin mengalami tekanan akibat kenaikan harga plastik. Terutama di sektor makanan dan minuman, mereka biasanya bergantung pada kemasan sekali pakai.
“Harga plastik yang melonjak hingga berkali-kali lipat, ditambah pasokan yang sulit diperoleh, membuat pelaku usaha kecil semakin kesulitan secara ekonomi,” ujarnya.
Kemasan Tradisional sebagai Solusi
Ia mendorong penggunaan kemasan berbahan organik, seperti model kearifan lokal yang pernah dipakai di masa lalu. Contohnya, daun pisang atau daun jati masih banyak ditemukan di daerah tertentu.
“Di Jawa Tengah, misalnya, pedagang nasi liwet, gudeg, atau mi lethek masih menggunakan daun sebagai pembungkus,” tambahnya.
Kemanfaatan Bahan Alami
Puan menjelaskan bahwa kemasan dari bahan alami tidak hanya mengurangi tekanan ekonomi akibat ketergantungan pada bahan baku impor, tetapi juga meningkatkan nilai jual produk. Selain itu, bahan ini efektif dalam memperpanjang daya tahan makanan dan menjaga aroma.
Persiapan Sistem dan Kolaborasi
Puan meminta pemerintah menyiapkan sistem yang mendukung serta regulasi yang jelas jika kemasan tradisional kembali diterapkan. Ia menekankan pentingnya kerja sama antar kementerian untuk mencari alternatif pengganti plastik.
“Jika sistemnya terarah, saya yakin bahan organik bisa menggantikan kemasan plastik secara signifikan,” tuturnya.
Beberapa kementerian seperti Kementerian Lingkungan Hidup, Pertanian, Perdagangan, dan Ekonomi Kreatif perlu terlibat dalam upaya ini. Menurut Puan, pemerintah juga harus memfasilitasi kebutuhan masyarakat terhadap kemasan alternatif, sementara DPR akan melakukan pengawasan sesuai tugasnya.
Pengelolaan Limbah dan Tujuan Berkelanjutan
Menurutnya, penggunaan kemasan organik bisa mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan limbah. “Bahan alami juga menjadi inovasi ekonomi kreatif yang mendukung budaya Indonesia sekaligus gerakan ramah lingkungan,” pungkas Puan.