Solving Problems: Jelang Muktamar NU, Gus Ipul ajak pengurus tak terbawa isu tak benar

Jelang Muktamar NU, Gus Ipul Minta Pengurus Fokus dan Tidak Terpengaruh Isu Tidak Benar

Jakarta – Saifullah Yusuf, yang dikenal sebagai Gus Ipul, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), meminta seluruh jajaran pengurus, khususnya di tingkat daerah, agar tetap fokus dalam mempersiapkan Muktamar Ke-35 NU. Ia menyoroti berbagai informasi yang ramai di media sosial terkait acara tersebut.

“Saya berharap para pengurus tidak terpengaruh oleh berita-berita yang belum tentu benar, karena medsos bisa sangat memengaruhi persepsi,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Gus Ipul memberi contoh isu yang beredar, seperti narasi bahwa ada pihak yang sengaja menghambat proses atau dirinya tidak menandatangani dokumen penting. Menurutnya, semua berjalan lancar, dan isu-isu tersebut tidak benar.

“Tidak ada yang menghambat, tidak ada yang mengganggu. Semua berjalan dengan baik. Jika ada kabar tentang sekjen tidak mau menandatangani, itu hanya berita palsu,” tambahnya.

Dalam rangka penyelenggaraan Muktamar Ke-35 yang dijadwalkan pada Agustus 2026, Gus Ipul menyebutkan beberapa langkah persiapan telah dilakukan. Salah satunya adalah pembentukan panitia inti, yang ditetapkan oleh Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Setelah panitia inti terbentuk, pengurus PBNU kini tengah berupaya mengkonsolidasi diri untuk melengkapi kepanitiaan. “Kita terus bekerja menuju muktamar, dan Insya Allah semuanya akan lancar. Mari dukung bersama,” kata Gus Ipul.

Sementara itu, mengenai peserta dan prosedur pencalonan ketua umum, Gus Ipul menjelaskan bahwa aturan telah dijelaskan secara rinci dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PBNU serta berbagai peraturan pendukung. Tim khusus juga telah dibentuk untuk menyelesaikan surat keputusan yang diperlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *