What Happened During: Berjalan tertutup, Presiden beri arahan untuk ketua DPRD se-Indonesia

Berjalan tertutup, Presiden beri arahan untuk ketua DPRD se-Indonesia

Pertemuan tertutup di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada para ketua DPRD di seluruh Indonesia dalam sebuah pertemuan tertutup yang berlangsung di Magelang, Jawa Tengah, pada hari Sabtu. Sejumlah 503 ketua DPRD dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota hadir dalam acara ini. Dalam sambutan awalnya yang disiarkan secara daring di Jakarta, Presiden menyampaikan akan berbicara secara jujur kepada para peserta.

“Namun, saya percaya sebagai warga negara, sebagai patriot, karena saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu peranggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot,” ujar Presiden.

Prabowo juga menegaskan kehadirannya di acara tersebut diiringi oleh semangat cinta tanah air. “Saya ke sini dengan peranggapan bahwa kita cinta tanah air, bangsa, dan rakyat kita,” tambahnya. Sebelumnya, Presiden tiba sekitar pukul 10.00 WIB, ditemani sejumlah menteri serta kepala lembaga yang juga akan memberikan materi dalam kegiatan tersebut.

Kelompok tamu yang hadir meliputi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Di antara mereka, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Kepala BGN Dadan Hindayana juga turut hadir. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi bagian dari rombongan kehadiran.

Gubernur Lemhannas RI TB. Ace Hasan Syadzily dalam sambutannya menjelaskan bahwa kursus pemantapan ini dihadiri 503 ketua DPRD untuk memperkaya pemahaman mereka dalam mengawal implementasi Astacita di tingkat daerah. Materi yang dibahas mencakup empat konsensus kebangsaan, serta dinamika geopolitik global yang dihadapi Indonesia. Tujuan utama adalah memberikan perspektif lebih luas kepada para pimpinan daerah dalam menjalankan tugas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *