What Happened: Hoaks! Gus Yahya ajak masyarakat kecam Iran

Hoaks! Gus Yahya Ajak Masyarakat Kecam Iran

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah konten di platform TikTok menyebutkan bahwa Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), bersama Duta Besar Amerika Serikat meminta masyarakat Indonesia untuk mengecam tindakan Iran dalam konflik Timur Tengah. Klaim ini juga menyatakan bahwa perang tersebut merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Narasi dalam unggahan tersebut berbunyi:

“Gus Yahya didampingi Dubes AS meminta masyarakat Indonesia untuk mengecam tindakan Iran yang memicu perang di Timur Tengah, dengan alasan bahwa hal tersebut diklaim sebagai pelanggaran HAM.”

Tapi apakah Gus Yahya dan Dubes AS benar-benar mengajak publik Indonesia untuk mengecam Iran? Setelah ditelusuri, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun laporan dari media terpercaya yang mendukung klaim tersebut. PBNU justru menekankan pentingnya upaya deeskalasi konflik dan mendorong dialog demi perdamaian.

Dalam konteks aslinya, gambar yang digunakan dalam unggahan sesuai dengan berita resmi Nahdlatul Ulama yang diterbitkan pada 1 April 2026, berjudul “Temui Dubes AS, Gus Yahya Serukan Dialog AS-Iran Demi Hentikan Perang di Timur Tengah”. Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya lebih fokus pada ajakan untuk menyelesaikan ketegangan melalui komunikasi antara AS dan Iran, bukan mengajak masyarakat Indonesia mengecam Iran.

Rating: Gus Yahya Ajak Masyarakat Kecam Iran

Dengan demikian, klaim yang menyebut Gus Yahya dan Dubes AS mengajak masyarakat Indonesia mengecam Iran dianggap informasi yang tidak benar atau hoaks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *