Main Agenda: Selamat Hari Kartini: Ini 5 Wanita Terkaya Indonesia, Harta Triliunan
Selamat Hari Kartini: Ini 5 Wanita Terkaya Indonesia, Harta Triliunan
Jakarta – Peran perempuan Indonesia dalam dunia usaha semakin menguatkan semangat perjuangan Kartini. Beberapa wanita dari berbagai sektor mengumpulkan kekayaan melalui inisiatif bisnis yang sukses, bahkan di bidang yang dominan dikuasai laki-laki. Berikut lima tokoh wanita yang masuk dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes.
Marina Budiman: Pengusaha Teknologi yang Berpengaruh
Marina Budiman, pendiri DCI Indonesia, berhasil meraih kekayaan hingga US$6,1 miliar. Perusahaan data center yang ia bangun sejak 2011 menjadi salah satu pilar ekonomi digital Indonesia. Selain itu, ia juga pernah membangun Indonet, penyedia layanan internet pertama di negeri ini, bersama Otto Toto Sugiri pada 1994. Kiprahnya di sektor teknologi membuktikan bagaimana perempuan bisa menguasai bisnis strategis.
Jenny Quantero: Pengusaha Tambang dengan Latar Belakang Unik
Jenny Quantero, berduet dengan suaminya Engki Wibowo, memimpin Bayan Resources yang berdiri 20 tahun lalu. Meski berasal dari dunia pendidikan bahasa asing, ia mampu menjadi bagian dari industri tambang yang identik dengan dominasi laki-laki. Kekayaannya mencapai US$1,4 miliar, dengan 91% saham di PT Sumbergas Sakti Prima.
Perjalanan bisnisnya menunjukkan bagaimana latar belakang non-teknis sekalipun, seperti pendidikan bahasa asing, tidak menjadi penghalang untuk sukses di sektor strategis.
Dewi Kam: Dalam Balik Industri Energi
Dewi Kam dikenal sebagai pengusaha energi yang konsisten. Ia memiliki kekayaan sekitar US$3,2 miliar, sebagian besar dari saham minoritas di PT Bayan Resources Tbk. Lonjakan harga batu bara pada 2022 memperkuat posisinya di industri. Selain itu, ia aktif di sektor listrik melalui PT Sumbergas Sakti Prima, yang ia kuasai hingga 91%.
Proyek strategis seperti PLTU Cilacap dan Jeneponto menjadikannya tokoh penting dalam bisnis energi nasional.
Arini Subianto: Pewaris Usaha Keluarga yang Bertransformasi
Setelah ayahnya, Benny Subianto, meninggal pada 2017, Arini Subianto mengambil alih kepemimpinan Persada Capital Investama. Di bawah arahan perempuan ini, bisnis keluarga berkembang ke berbagai sektor, seperti pertanian dan properti. Kekayaannya mencapai US$2,4 miliar, dengan investasi aktif di startup teknologi sejak 2017.
Hartati Murdaya: Konglomerat yang Merangkul Berbagai Industri
Hartati Murdaya, presiden direktur Central Cipta Murdaya, mengelola lebih dari 50 anak usaha yang menyebar ke engineering, IT, perkebunan, dan properti. Salah satu proyek ikoniknya adalah Jakarta International Expo (JIExpo), pusat pameran terbesar di ibu kota. Ia juga aktif di lingkaran publik sebagai ketua umum WALUBI sejak 1998.
Kehadiran mereka menegaskan bahwa perempuan tidak hanya mampu berkiprah dalam bisnis, tetapi juga membawa dampak besar bagi perekonomian nasional.