Special Plan: Trump Tunda Kirim Eropa, Ini Senjata Amerika Paling Diburu Dunia

Trump Tunda Kirim Senjata ke Eropa, Ini Senjata Amerika yang Paling Diburu Dunia

Jakarta – AS dilaporkan mengalami keterlambatan dalam pengiriman senjata ke sejumlah negara Eropa. Hal ini terjadi seiring pertarungan melawan Iran yang terus menguras stok persenjataan Washington. Situasi tersebut menunjukkan bahwa konflik yang pecah akhir Februari 2026 tidak hanya mengguncang wilayah Timur Tengah, tetapi juga mulai menekan sistem distribusi senjata global.

Impor Senjata Eropa Terus Meningkat

Berdasarkan data SIPRI, Eropa menjadi kawasan dengan pangsa impor senjata terbesar sepanjang masa, mencapai 33% dari total impor dunia pada 2021-2025. Ini pertama kalinya sejak 1960-an. Sementara itu, AS tetap menempati posisi sebagai eksportir senjata terbesar, dengan pangsa ekspor 42% selama periode yang sama, naik dari 36% pada 2016-2020.

Keterlambatan pengiriman dari AS dinilai membuat negara-negara sekutu di Eropa merasa tidak nyaman, terutama karena beberapa negara yang terdampak berada dekat dengan Rusia. Sebagai contoh, wilayah Baltik dan Skandinavia menjadi sasaran utama hambatan logistik ini.

“Sebagian senjata yang telah dikontrak mungkin mengalami penundaan,” kata sejumlah pejabat AS kepada media.

Situasi semakin rumit karena konflik dengan Iran memerlukan suplai senjata yang besar. Sejak serangan udara AS-Israel pada 28 Februari 2026, kebutuhan persenjataan di Timur Tengah meningkat drastis, memaksa Washington mengalihkan stok yang sebelumnya dijanjikan untuk Eropa.

Beban Senjata AS Sudah Berat Sebelum Perang Iran

Beberapa tahun terakhir, persediaan senjata AS telah terkuras untuk mendukung Ukraina sejak invasi Rusia pada 2022, serta operasi militer Israel di Gaza sejak akhir 2023. Dengan demikian, perang terhadap Iran datang di saat stok senjata negara itu sudah terbatas.

Kini, keterlambatan pengiriman memicu kekhawatiran di Eropa. Banyak ibu kota mulai merasa frustrasi karena kebiasaan AS mengirim senjata dengan tarik ulur. Kondisi ini memperkuat kesan bahwa negara-negara Eropa belum cukup aktif dalam mendukung AS dan Israel dalam mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Eropa Mulai Ragu pada Ketergantungan pada Senjata AS

Penghambatan pengiriman senjata dari AS justru menjadi momen untuk Eropa meninjau kembali kebijakan pertahanannya. Beberapa pihak di Eropa mulai melirik sistem persenjataan lokal sebagai alternatif, terutama karena senjata Amerika menjadi salah satu yang paling diburu dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *