Facing Challenges: Sextortion Melonjak di RI, Modus Baru Penjahat Online Kuras Rekening

Sextortion Melonjak di RI, Modus Baru Penjahat Online Kuras Rekening

Jakarta, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa kejahatan digital kini menjadi tantangan utama bagi pemerintah Indonesia. Ia menunjukkan bahwa berbagai bentuk penipuan, termasuk pemerasan seksual (sextortion) dan pertumbuhan judi online, masih mengemuka sebagai isu penting.

“Kita mencatat kenaikan penipuan digital yang cukup signifikan. Keluhan yang masuk mencakup, misalnya, tindakan pemerasan berbasis seksual atau sextortion, serta keberadaan judi online yang terus menjadi pekerjaan rumah,” ujar Meutya dalam konferensi pers setelah menandatangani MoU dengan Kapolri di Kantor Komdigi, Senin (12/4/2026).

Menurut Meutya, data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan penurunan hingga 50% dalam aktivitas judi online. “Meskipun angka ini menurun hingga 50%,” tambahnya.

Dengan adanya MoU tersebut, Meutya berharap kerja sama antara Komdigi dan instansi penegak hukum bisa ditingkatkan. Ia menyatakan bahwa pemerintah ingin mengurangi jumlah kasus kejahatan digital secara lebih besar dalam setahun ke depan.

“Mudah-mudahan dengan MoU ini, penekanan terhadap tindakan kejahatan digital bisa lebih optimal dalam satu tahun ke depan,” pungkas Meutya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *