Topics Covered: Umur Tambang Emas Pongkor Antam Bisa Panjang, Ini Syaratnya
Umur Tambang Emas Pongkor Antam Bisa Panjang, Ini Syaratnya
Dalam upaya memperpanjang usia operasi tambang emas Pongkor, Jakarta, BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID sedang mencari solusi. Proyeksi masa operasional tambang tersebut hanya mencapai 2030, menurut informasi yang diberikan oleh Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin. Ia menyoroti hambatan regulasi terkait status kawasan hutan serta koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
Perubahan peruntukan lahan di area tambang bawah tanah menjadi faktor utama yang memengaruhi kelanjutan operasi. Maroef menjelaskan, Antam kini mengandalkan hanya lahan yang legal, khususnya di Pongkor, Bogor. “Saat ini, Antam harus mengatur napasnya karena operasionalnya hanya bisa bertahan hingga 2030,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI, Jakarta, Selasa (14/4/2026).
“Kendala utamanya terletak pada perubahan status kawasan hutan. Wilayah tersebut sebelumnya bukan kawasan hutan, tapi kini berubah menjadi kawasan hutan,” katanya.
Kepastian hukum atas status kawasan sangat penting bagi rencana eksplorasi dan produksi jangka panjang. Untuk itu, MIND ID meminta dukungan parlemen dalam menyinkronkan regulasi antara kementerian dan pemerintah daerah. “Kami berharap bantuan dari Bapak-bapak anggota DPR untuk memperpanjang usia operasi Antam di Pongkor,” tambahnya.
Sementara itu, Antam terus berupaya mencari sumber cadangan emas baru. Produksi emas dari Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor saat ini hanya mencapai 450 kilogram per tahun, menurut Dirut Antam Untung Budiharto. “Produksi kami saat ini di bawah 1 ton, bahkan hanya sekitar 450 kg per tahun,” ujarnya dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI.
“Karena cadangan emas di sana semakin menipis, kami membutuhkan strategi lain untuk memenuhi kebutuhan produksi,” katanya.
Antam mengandalkan berbagai metode, seperti program buyback, pembelian dari pabrik dalam negeri, dan impor jika pasokan terbatas. Selain itu, perusahaan juga meluncurkan penugasan eksplorasi di wilayah domestik, termasuk Jawa Timur. “Waktu ekspansi eksplorasi membutuhkan waktu sekitar 5 tahun untuk menghasilkan cadangan yang cukup,” jelas Untung.
Strategi eksplorasi di luar negeri, khususnya di Arab Saudi, juga menjadi fokus. Untung menjelaskan, ini bertujuan menyeimbangkan pengelolaan aset yang ada dengan memperluas peluang pertumbuhan. “Dengan cara ini, kami bisa menjaga keberlanjutan operasional di Pongkor,” pungkasnya.