Latest Program: TNI AL Amankan Benda Mirip Rudal Takalar, Ditemukan Nelayan di Perairan Tanakeke
Pengamanan Benda Misterius di Perairan Tanakeke
Pada hari Sabtu, seorang nelayan di Kecamatan Mappasunggu, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, menemukan objek mencurigakan berbentuk mirip rudal. Benda ini segera diambil alih oleh TNI Angkatan Laut (AL) dan Polsek setempat untuk pemeriksaan lanjutan. Tim dari Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar menjadi pihak yang menangani objek tersebut secara lebih mendalam.
Proses Evakuasi dan Pemeriksaan
Kepolisian dan TNI AL melakukan koordinasi cepat setelah menerima laporan dari nelayan. Benda yang menyerupai rudal dikeluarkan dari perairan menggunakan kapal, lalu disimpan sementara di Kantor Polsek Mappasuggu. Setelah itu, objek tersebut dibawa ke markas TNI AL untuk analisis oleh ahli. Bentuk lonjong dan warna biru benda ini menimbulkan kecurigaan, meski identifikasi pasti belum bisa ditentukan.
“Kami belum bisa menyimpulkan. Tapi, barang ini menyerupai bentuk rudal. Belum tahu persis seperti apa,”
ungkap Lettu Marinir Hamzah, Komandan Pos AL Takalar, dalam pernyataan video yang diterima pada hari tersebut.
Komitmen TNI AL dalam Pengamanan Wilayah Laut
Dalam upaya menjaga keamanan laut, TNI AL juga berhasil menggagalkan penyelundupan arang bakau 74 ton di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selain itu, di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, tim gabungan menghentikan penyelundupan satwa liar berupa ratusan kulit ular piton dan puluhan kura-kura tanpa dokumen resmi. Pengungkapan kasus ini dimulai saat tim Satgas melakukan pemeriksaan kendaraan Cold Diesel Box pada pukul 19.50 WIB.
Kasus Lain yang Terkait dengan Benda Asing
Dalam peristiwa terpisah, tim VBSS (Visit, Board, Search, and Seizure) menemukan 26 paket kardus berisi sisik trenggiling dengan total berat 780 kilogram. Sementara itu, Tim Gegana Polda NTB memastikan benda mirip torpedo yang ditemukan di Perairan Gili Trawangan tidak mengandung bahan peledak. Hasil investigasi lebih lanjut akan diumumkan oleh pimpinan tim.
Upaya Penyelundupan Timah di Perairan Bangka
TNI AL Kepulauan Bangka Belitung juga berhasil menggagalkan penyelundupan bijih timah ilegal seberat 7 ton di Perairan Timur Selat Bangka. Penyelundupan ini terbongkar berkat pendeteksian oleh KRI Todak-631 yang sedang menjalankan Operasi BKO Guskamla I. Upaya ini mencegah kerugian negara hingga miliaran rupiah.
Modus Operandi dan Hasil Penyelidikan
Seorang nelayan di Tanjungpinang menemukan benda diduga bom mortir seberat 8 kilogram. Objek tersebut saat ini disimpan di Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Meski belum ada penjelasan pasti mengenai bahaya benda ini, tim akan memastikan sifatnya melalui analisis teknis. Pengamanan dan pemindahan objek mencurigakan dilakukan untuk mencegah risiko kecelakaan.