BNPB: Belasan rumah warga rusak dihantam gelombang laut di Sulteng
BNPB: Belasan Rumah Warga Rusak Akibat Gelombang Laut di Sulteng
Update Terkini dari BNPB
Sebuah laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa 15 unit rumah warga mengalami kerusakan akibat serangan gelombang laut yang tinggi di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam pernyataannya di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa dari total kerusakan tersebut, tujuh unit tergolong ringan, sedangkan delapan unit lainnya mengalami kerusakan berat.
Kerusakan Tersebar di Wilayah Pesisir
Rumah yang rusak tersebar di beberapa desa di sepanjang garis pantai, termasuk Desa Kendek, Kecamatan Banggai Utara, serta Desa Lambako dan Pasir Putih, Kecamatan Banggai. “Tim Reaksi Cepat BPBD setempat sudah melakukan pengecekan, sementara banjir rob yang terjadi bersamaan dengan gelombang tinggi mengancam hunian warga lainnya di daerah tersebut,” ujar Abdul Muhari.
Kerusakan terjadi secara tiba-tiba pada Sabtu (18/4) pukul 03:00 Wita, saat suasana tenang tiba-tiba berubah menjadi kacau karena serangan gelombang laut yang memukul rumah-rumah yang sedang dalam keadaan tidur.
Berdasarkan foto dan video yang diterima Direktorat Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, sebagian besar rumah yang rusak parah terbuat dari bahan dasar papan dan atap daun kelapa atau nipa. Meski laporan BNPB belum menyebutkan kondisi lengkap 15 keluarga yang terdampak, keluarga-keluarga itu pasti mendapat bantuan dari petugas Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Banggai Laut.