Visit Agenda: Anak perusahaan Chery mulai pasarkan produk robot humanoid

Anak Perusahaan Chery Mulai Pasarkan Produk Robot Humanoid

Perusahaan otomotif Tiongkok, Chery, melalui anak perusahaannya AiMOGA, telah memulai distribusi robot humanoid buatannya melalui platform digital. Sebagaimana dilaporkan oleh CarNewsChina, produk bernama Mornine M1 ini mulai dijual pada Senin (13/4) melalui toko resmi AiMoga Intelligent Robot JD.com Self-operated Flagship Store, yang sebelumnya diresmikan pada 2 April 2026.

Menurut informasi yang tertera di halaman pemesanan, Mornine M1 dijual dengan harga 285.800 yuan atau sekitar Rp717 juta. Unit robot ini akan tersedia secara terbatas setelah 23 Mei 2026. Toko daring juga menawarkan model robot lain, Argos X1, dengan harga 15.800 yuan atau Rp39,6 juta, yang dijadwalkan dapat dibeli mulai 8 Mei 2026.

Menurut siaran CarNewsChina, robot serbaguna Mornine M1 memiliki berat 70 kg dan tinggi 167 cm, serta dilengkapi 40 derajat fleksibilitas pada tubuhnya (tanpa termasuk tangan). Kecepatan berjalan maksimum satu meter per detik, dengan kapasitas beban hingga 1,5 kg di ujung lengannya.

Robot ini juga dilengkapi baterai 0,7 kWh, memerlukan waktu pengisian selama dua jam untuk penggunaan dua jam. Mornine M1 dirancang untuk berbagai aktivitas seperti penjualan, pelayanan resepsionis, serta pelatihan, dengan kemampuan operasi kolaboratif menggunakan dua tangan, membuka pintu mobil secara otomatis, dan kontrol jarak jauh berbasis VR.

Selain distribusi daring, AiMOGA juga menjual produknya secara langsung melalui dealer. Perusahaan ini telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan sejumlah mitra ritel. TrendForce, dalam laporan terbarunya, menyebutkan bahwa industri robot humanoid global akan memasuki fase komersialisasi kritis di separuh tahun 2026. Di Tiongkok, pertumbuhan pasar diperkirakan mencapai 94 persen pada tahun ini.

Pembuat robot seperti Unitree Robotics dan Zhiyuan Robotics dinilai memiliki potensi besar dalam profitabilitas dan produksi. Kedua perusahaan tersebut diprediksi mampu menguasai hampir 80 persen dari total pengiriman robot humanoid. Beberapa produsen mobil Tiongkok, termasuk Xpeng dan GAC, kini juga mengembangkan bisnis di bidang robotika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *