Special Plan: Skandal Pasar? AS Selidiki Transaksi Aneh Jelang Pernyataan Iran Trump
Skandal Pasar? AS Selidiki Transaksi Aneh Sebelum Pernyataan Trump tentang Iran
Bursa futures Amerika Serikat sedang dalam proses investigasi atas sejumlah aktivitas perdagangan yang tidak biasa, yang terjadi beberapa menit sebelum pengumuman Presiden Donald Trump mengenai penghentian serangan terhadap Iran. Penemuan ini diungkapkan pertama kali oleh Bloomberg News, sebagaimana dilaporkan CNBC International, Rabu (16/4/2026).
Komisi Perdagangan Berjangka dan Peran Bursa Global
Penyelidikan dilakukan oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC), yang menargetkan dua kejadian utama dalam kurun waktu sekitar dua minggu. Saat itu, volume transaksi mendadak melonjak, tepat sebelum pengumuman penting yang memengaruhi pasar. CFTC menggali data terkait pengidentifikasi Tag 50, kode dalam sistem elektronik AS yang digunakan untuk melacak pelaku transaksi.
Tag 50 bukan merupakan nama pasar atau instrumen, tetapi sistem kode untuk mengidentifikasi individu atau entitas yang mengatur aktivitas jual beli. Dua bursa utama, CME Group dan Intercontinental Exchange (ICE), diminta memberikan catatan terkait transaksi tersebut. Meski tidak menyebutkan detail spesifik, kedua lembaga tersebut menolak berkomentar, seperti yang dilaporkan CNBC International.
Konteks Transaksi Mencurigakan Sebelumnya
Pada 23 Maret lalu, CNBC International juga mencatat aktivitas yang memicu kecurigaan. Saat itu, kontrak berjangka S&P 500 e-mini dan minyak WTI Mei mengalami lonjakan volume tiba-tiba, di tengah situasi pasar yang sebelumnya tenang. Lima belas menit setelahnya, Trump mengumumkan melalui Truth Social bahwa AS dan Iran telah berdiskusi, serta menghentikan rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran.
“Tidak ada yang lebih penting daripada integritas pasar,” ujar seorang juru bicara CME kepada CNBC International. “Kami mengawasi pasar secara ketat dan bekerja sama dengan CFTC. Tinjauan terhadap perilaku pasar harus mencakup semua platform, termasuk prediction market seperti Polymarket dan Kalshi yang tidak terlalu terlihat oleh publik.”
Selain itu, Senator Elizabeth Warren dan Sheldon Whitehouse telah mendorong CFTC untuk menyelidiki lebih lanjut apakah terjadi penyalahgunaan informasi pemerintah nonpublik yang berulang. Transaksi yang mencurigakan tersebut mengguncang pasar, dengan perubahan signifikan dalam harga saham dan minyak mentah segera setelah pengumuman Trump.