Meeting Results: Hidayat Nur Wahid ingatkan Kemenhaj fokus sukseskan pelaksanaan haji 2026
Hidayat Nur Wahid Minta Kemenhaj Fokus pada Sukseskan Ibadah Haji 2026
Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI dan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid meminta Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk mengutamakan penyelenggaraan ibadah haji 2026. Dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis, ia menyoroti tantangan yang dihadapi dalam tahun ini, termasuk pengaruh dinamika global terhadap kenaikan biaya penerbangan.
Hidayat menekankan bahwa prioritas utama Kemenhaj saat ini adalah memastikan pelaksanaan haji 2026 berjalan lancar. Ia menyampaikan apresiasi terhadap hasil Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Haji dan Umrah serta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), yang menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp1,7 triliun.
“Fokus utama Kemenhaj saat ini harus memastikan penyelenggaraan haji 2026 berjalan sukses,” ujarnya.
Dalam pandangan Hidayat, kebijakan tambahan biaya tersebut menghindari beban tambahan kepada jamaah akibat kenaikan harga avtur. Menurutnya, negara akan menanggung biaya penerbangan secara langsung sesuai peraturan yang berlaku. Ia juga menyebut kebijakan ini selaras dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, Hidayat mengingatkan pentingnya kesiapan teknis, seperti distribusi koper, akomodasi di Arab Saudi, dan logistik tambahan. Ia menambahkan bahwa mekanisme kuota tambahan haji sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan, sehingga tidak perlu skema baru yang bisa menyebabkan masalah hukum atau ketidakadilan.
Terhadap wacana “war ticket haji,” Hidayat menyarankan agar dilakukan kajian mendalam dan tidak dijadikan prioritas saat ini. “Dalam kondisi sekarang, seluruh energi harus difokuskan pada kesuksesan penyelenggaraan haji 2026. Wacana yang belum mendesak sebaiknya dikaji terlebih dahulu,” tegasnya.