Special Plan: Menko IPK: Penataan kawasan permukiman nelayan wujudkan Indonesia ASRI

Menko IPK: Penataan kawasan permukiman nelayan wujudkan Indonesia ASRI

Tangerang, Banten (ANTARA) – Dalam kunjungan ke Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa penataan kawasan permukiman nelayan menjadi bagian dari implementasi visi Indonesia ASRI. “Proyek ini menggambarkan semangat Indonesia ASRI: Aman, Sehat, Resik, Indah. Kami berharap Tanjung Anom bisa menjadi contoh permukiman yang lebih indah dan teratur,” jelas AHY pada Kamis.

Langkah Pemerintah untuk Perbaikan Infrastruktur

AHY mengungkapkan bahwa dalam kunjungan tersebut, pihaknya memantau langsung kondisi permukiman nelayan yang sebelumnya dianggap tidak memadai. “Kami melihat langsung keberhasilan pembangunan, seperti perbaikan rumah warga, peningkatan infrastruktur jalan lingkungan, sanitasi, serta penerangan,” tuturnya. Proyek ini juga memperlihatkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, khususnya para nelayan.

Kolaborasi untuk Transformasi Permukiman

Proyek penataan kawasan permukiman nelayan di Tanjung Anom adalah hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan organisasi internasional Habitat for Humanity. “Saat ini telah terbangun 110 rumah layak huni, dan ini menjadi bukti kolaborasi yang menghasilkan dampak nyata,” kata AHY. Pemukiman yang diperbaiki ini juga dilengkapi dengan fasilitas seperti jalan dan sistem sanitasi yang terpadu.

Program Unggulan untuk Masa Depan

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menegaskan bahwa penataan permukiman nelayan merupakan bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Program ini dikenal sebagai SELARAS, yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang 2025-2030,” jelas Maesyal. Proyek ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan berkelanjutan bagi warga nelayan di Tanjung Kait.

“Ini juga semangat yang sedang kita kawal bersama-sama, yaitu mewujudkan Indonesia ASRI: Aman, Sehat, Resik atau bersih, tertata, dan juga ā€˜I’-nya adalah Indah. Mudah-mudahan Tanjung Anom ini bisa semakin asri,” ujar AHY.

“Program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi rumah layak huni dan sehat bagi nelayan itu merupakan bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah itu,” kata Maesyal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *