Key Discussion: Jepang dan NATO akan memperkuat kerja sama keamanan global

Jepang dan NATO Perkuat Kerja Sama Global

Duta tetap Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi pada Kamis (16/4) di Tokyo. Hasil diskusi menyatakan komitmen untuk meningkatkan kerja sama, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Jepang. Motegi menekankan bahwa keamanan wilayah Euro-Atlantik dan Indo-Pasifik saling terkait, serta kolaborasi dengan sekutu dan negara-negara yang sependapat semakin kritis.

Topik yang dibahas mencakup situasi Rusia, konflik Ukraina, tantangan terkait China di kawasan Indo-Pasifik, serta isu program nuklir dan rudal Korea Utara. Selain itu, kedua pihak juga membahas kerja sama militer Rusia-Korea Utara dan perkembangan di Timur Tengah, termasuk situasi Iran.

“Keamanan kawasan Euro-Atlantik dan Indo-Pasifik tidak dapat dipisahkan,” kata Motegi dalam pernyataan resmi. “Kerja sama dengan sekutu dan negara-negara yang memiliki visi serupa menjadi semakin penting untuk menjaga stabilitas global.”

Delegasi NATO tiba di Jepang pada Rabu (15/4), yang merupakan sekutu utama Amerika di Asia-Pasifik. Negara ini menyimpan lebih dari 50.000 pasukan Amerika, serta beberapa basis dan aset militer lainnya. Sebelumnya, stasiun penyiaran publik Jepang, NHK, melaporkan bahwa sekitar 30 duta besar NATO akan bertemu dengan menteri-menteri kabinet Jepang untuk membahas isu-isu seperti tindakan menghadapi China yang memperkuat hubungan militer dengan Rusia.

Pertemuan terakhir antara delegasi NATO dan Jepang terjadi pada 2023. Setelah Tokyo, kunjungan tersebut akan dilanjutkan ke Korea Selatan, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi keamanan di kawasan Asia-Tenggara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *