Topics Covered: Pemprov Kalbar perkuat kesiapsiagaan hadapi lonjakan karhutla

Pemprov Kalbar Intensif Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla

Pontianak, Jumat – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mengambil langkah lebih proaktif untuk menghadapi peningkatan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sejak awal 2026. Menurut Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, data menunjukkan bahwa luas area terbakar pada Januari hingga Maret 2026 mencapai 10.601,85 hektare, naik hampir 20 kali dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 470,09 hektare.

“Kondisi karhutla awal tahun ini menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak terkait. Upaya mengendalikan bencana asap tidak boleh lengah, perlu dilakukan secara terpadu dan berbasis mitigasi risiko sejak dini,” ujarnya.

Kebijakan penguatan kesiapsiagaan ini diwujudkan melalui penerapan Status Siaga Darurat Penanganan Bencana Asap, berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 97/BPBD/2026. Status tersebut berlaku hingga 15 November 2026, sebagai respons terhadap karakteristik wilayah Kalbar yang kaya hutan dan lahan gambut, rentan terbakar saat musim kemarau.

Dalam rangka memperkuat antisipasi, Pemprov Kalbar membentuk Komando Satuan Tugas Karhutla yang melibatkan BPBD, TNI/Polri, Manggala Agni, serta masyarakat peduli api. Selain itu, pihaknya mengajukan bantuan helikopter patroli dan water bombing kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk operasi pencegahan lebih efektif.

Langkah strategis lainnya termasuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 14–18 April 2026, guna mengurangi risiko kekeringan. Pemprov juga meningkatkan pemeriksaan hukum dengan menyegel dua area di kawasan hutan produksi konversi (HPK) dan perizinan usaha pemanfaatan hutan (PBPH).

BMKG memprediksi curah hujan di Kalbar pada Juli hingga Agustus 2026 akan berada di bawah normal. Puncak titik panas diperkirakan terjadi pada bulan Agustus hingga September. Harisson menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya penanganan karhutla. “Kami berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat agar penanggulangan karhutla di Kalbar bisa optimal,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *