Trump katakan dirinya punya hak tak setuju dengan Paus Leo XIV

Trump Nyatakan Haknya Untuk Tidak Setuju Dengan Paus Leo XIV

Istanbul, AS – Presiden Donald Trump menyatakan bahwa ia tidak memiliki konflik dengan Paus Leo XIV, meskipun mengaku memiliki hak untuk berbeda pendapat terhadap pemimpin Gereja Katolik pertama dari Amerika Serikat tersebut. Saat berbicara dengan wartawan di Gedung Putih sebelum perjalanan ke Las Vegas, Trump menuduh Paus Leo XIV ingin Iran memperoleh senjata nuklir, meskipun sang Paus tidak pernah menyatakan hal itu secara eksplisit.

“Paus dapat menyampaikan apa pun yang diinginkannya, dan saya bisa menyetujui atau menolaknya. Saya yakin Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir,” ujar Trump.

Ketika ditanya tentang dukungan para uskup AS terhadap Paus, Trump menyetujui kegiatan agama sang Paus tetapi berpendapat bahwa ia tidak perlu membicarakan isu Iran. “Saya mendukung Paus Leo XIV dalam menyampaikan pesan agama, tetapi saya percaya negara-negara, terutama yang dianggap jahat, tidak boleh diberi akses ke senjata nuklir,” tambahnya.

“Paus boleh tidak setuju dengan saya dalam hal ini, tetapi kita harus melakukannya,” kata Trump, menegaskan.

Trump juga mengkritik tindakan Paus Leo XIV yang secara terbuka menolak serangan AS-Israel terhadap Iran, menyebutnya sebagai “kegilaan perang.” Paus Leo XIV sebelumnya menyampaikan kekhawatiran atas dampak kemanusiaan di Jalur Gaza. Trump menilai pemimpin Gereja Katolik itu “lemah” dalam urusan diplomatik dan berpendapat bahwa ia memiliki peran dalam pemilihan sang Paus.

Kecaman terhadap tindakan Trump datang dari kelompok Kristen di Amerika Serikat. Di sisi lain, presiden AS terus menekan Italia setelah menyebut Washington bisa meninjau kembali komitmen kerja sama pertahanan dengan negara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *