Topics Covered: Pemerintah kaji rencana pembelian 24 pesawat tempur Rafale
Pembelian Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih dalam Proses Evaluasi
Jakarta – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengkonfirmasi bahwa pembelian tambahan 24 pesawat tempur Rafale dari Prancis masih dalam proses evaluasi. Penjelasan ini diberikan oleh Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan RI, saat diwawancara ANTARA di Jakarta, Jumat lalu.
“Opsi penambahan masih dalam proses evaluasi oleh pemerintah,” ujar Rico.
Dalam proses tersebut, pemerintah memastikan bahwa rencana pembelian 24 Rafale tersebut sesuai dengan kebutuhan pertahanan Indonesia. Rico juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat kontrak baru antara Pemerintah Indonesia dan Prancis terkait penambahan sebanyak 24 pesawat tempur.
Rencana Pembelian Rafale Dibahas dalam Pertemuan dengan Macron
Sebelumnya, kabar tentang opsi transaksi 24 pesawat tempur Rafale diumumkan melalui akun Instagram @isds.indonesia, yang menyebutkan bahwa pembicaraan soal hal ini muncul dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron beberapa waktu lalu.
Indonesia telah membeli 42 pesawat Rafale, yang ditandatangani saat Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Pemenuhan pesanan ini dilakukan secara bertahap, dengan tiga unit pertama tiba di Indonesia awal tahun 2026.