Key Strategy: MU belum putuskan masa depan Rashford jika tak dipermanenkan Barcelona
MU Masih Belum Menentukan Masa Depan Rashford Jika Barcelona Tak Beli Permanen
Jakarta – Kepala pelatih Manchester United, Michael Carrick, menyatakan klub belum memutuskan nasib Marcus Rashford jika Barcelona tidak mempermanenkan pinjaman pemain tersebut. Carrick menjelaskan bahwa keputusan tentang masa depan Rashford masih dalam proses, tergantung pada perkembangan situasi di masa depan.
“Ada beberapa keputusan yang perlu ditentukan, termasuk nasib Marcus. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan yang final,” ujar Carrick seperti dilansir situs resmi Manchester United, Sabtu.
Sejak 23 Juli 2026, Rashford bermain untuk Barcelona dalam skema peminjaman selama satu musim. Meski lebih banyak berperan sebagai pemain pengganti, ia tetap menunjukkan kontribusi signifikan dengan mencetak 12 gol dan memberi 9 assist di berbagai kompetisi. Peminjaman ini disertai opsi pembelian permanen senilai 30 juta euro (sekitar Rp608 miliar), namun Barcelona belum menunjukkan tanda-tanda bakal mengejarnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, Barcelona cenderung lebih hati-hati dalam operasi transfer, terutama di tengah upaya memulihkan kondisi keuangan. Faktor biaya menjadi pertimbangan utama klub. Rashford masih terikat kontrak dua tahun dengan MU dan memiliki potensi kenaikan gaji hingga 25% jika Setan Merah lolos ke Liga Champions musim depan.
Mengenai beban gaji, MU sedang berupaya memangkas pengeluaran dengan memotong bayaran bintang-bintang mereka. Jika Casemiro benar-benar pergi di akhir musim, Rashford bisa menjadi pemain dengan gaji tertinggi di skuad MU. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada hasil negosiasi dan kebutuhan klub.