BKSDA Bali: Pancaroba picu migrasi lebah lintasi Tol Bali
BKSDA Bali: Pancaroba Picu Migrasi Lebah Lintasi Tol Bali
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali melaporkan bahwa perubahan musim pancaroba memengaruhi perpindahan kawanan lebah yang terjadi di Tol Bali Mandara, Denpasar, pada hari Minggu. Menurut Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko, kondisi cuaca seperti panas terik dan angin menjadi faktor yang mendorong koloni lebah berpindah ke area lebih nyaman.
“Pancaroba, panas terik dan angin dapat memicu perpindahan koloni lebah menuju tempat yang lebih favorable (mendukung),” ujar Ratna Hendratmoko di Denpasar, Minggu.
Dalam studi serangga, lebah memiliki mekanisme adaptasi terhadap perubahan lingkungan, termasuk fluktuasi suhu dan kondisi cuaca. Ratna menjelaskan bahwa pergerakan ini terjadi karena sarang yang sebelumnya digunakan tidak lagi sesuai, seperti akibat perubahan kelembapan, suhu, atau gangguan lingkungan lainnya.
“Fenomena ini juga dapat dikaji dalam perspektif ekologi sebagai bentuk respons organisme terhadap dinamika ekosistem,” tambahnya.
Ratna telah berdiskusi dengan akademisi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Udayana, Prof Dr Ni Luh Putu Eswaryanti, tentang pergerakan lebah tersebut. Ia menyoroti bahwa Tol Bali Mandara berdekatan dengan kawasan hutan mangrove Ngurah Rai di Teluk Benoa, yang menjadi habitat alami serangga termasuk lebah.
Struktur bangunan Tol Bali Mandara, khususnya bagian kolong, menawarkan perlindungan dari hujan, angin kencang, serta perubahan suhu ekstrem, menjadikannya tempat yang potensial untuk sarang baru. Ratna menyatakan bahwa fenomena ini bukan hal luar biasa, tetapi bagian dari proses adaptasi lebah terhadap lingkungan.
“Fenomena itu bukan hal aneh namun bagian dari proses adaptasi lebah terhadap perubahan lingkungan dan umumnya berlangsung dalam waktu singkat,” katanya.
Sebelumnya, video viral di media sosial menunjukkan sejumlah pengendara sepeda motor berhenti mendadak di Tol Bali Mandara karena kawanan lebah melintas. Petugas juga terlihat mengatur lalu lintas yang sempat terganggu. Ratna menegaskan bahwa tidak ada laporan korban jiwa atau luka serius akibat kejadian tersebut.
“Untuk sementara tidak terdapat laporan korban jiwa maupun luka serius akibat kejadian tersebut dan kondisi lalu lintas tetap terkendali meski sempat terjadi perlambatan laju kendaraan,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik saat melintasi area yang terkena dampak. Pengendara sepeda motor dianjurkan mengurangi kecepatan serta menggunakan pelindung diri. Selain itu, dihindari tindakan yang memicu agresivitas lebah, seperti mengganggu atau mencoba mengusir kawanan.